Pengacara HAM: Jangan Biarkan ISIS Lolos dari Kejahatan Genosida

Jum'at, 10 Maret 2017 - 17:50 WIB
Pengacara HAM: Jangan...
Pengacara HAM: Jangan Biarkan ISIS Lolos dari Kejahatan Genosida
A A A
NEW YORK - Pengacara HAM, Amal Clooney, mendesak dunia untuk tidak membiarkan kelompok ekstrimis ISIS lolos dari kejahatan genosia. Hal itu diungkapkan Clooney saat berbicara di markas PBB mewakili korban perkosaan dan penculikan ISIS.

"Keadilan adalah apa yang diinginkan oleh korban," kata Clooney, pada pertemuan yang berjudul Perjuangan melawan Impunitas bagi Kekejaman: Membawa Da'esh untuk Pengadilan, menggunakan akronim Arab untuk menyebut ISIS seperti dikutip dari Sky News, Jumat (10/3/2017).

Istri dari aktor George Clooney itu mengatakan tidak cukup dengan membunuh ISIS di medan perang, pelaku harus diadili di pengadilan. Ia juga mengaku terkejut dengan respon dunia internasional yang pasif terhadap kampanye penyelidikan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh ISIS.

Clooney pun mendesak Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, untuk mengirim surat kepada Dewan Keamanan PBB sehingga dapat melakukan penyelidikan kejahatan di negaranya.

"Tapi keadilan akan selamanya di luar jangkauan jika kita membiarkan bukti menghilang, jika kuburan massal tidak dilindungi, jika bukti medis hilang, jika saksi tidak bisa lagi ditelusuri," katanya.

"Membunuh ISIS di medan perang tidak cukup. Kita harus membunuh ide di balik ISIS dengan mengekspos kekejaman dan membawa penjahat individu untuk keadilan. Tidak satu pun militan ISIS dibawa ke pengadilan atas kejahatan internasional di negara manapun di dunia ini. Mengapa tidak ada yang melakukannya?" imbuhnya.

Clooney mewakili Nadia Murad, seorang wanita Yazidi yang ditangkap oleh ISIS di Irak pada tahun 2014, yang juga hadir pada pertemuan tersebut.

Murad adalah korban dari keberingasan militan ISIS. Ia sempat berbicara tentang pemerkosaan, dijual sebagai budan seks, dan berdoa untuk kematiannya sendiri saat ditahan di hadapan PBB. Ia kini telah diangkat menjadi duta untuk PBB.

"Mengapa ini begitu lama? Saya tidak mengerti mengapa Anda membiarkan ISIS pergi dengan kejahatan semacam itu, atau apa lagi yang perlu Anda dengar sebelum Anda akan bertindak," kata Murad dengan emosi.

"Jadi hari ini, saya meminta pemerintah Irak dan PBB untuk melakukan penyelidikan dan memberikan keadilan yang layak untuk semua korban ISIS," imbuhnya.
(ian)
Berita Terkait
PBB Sebut Ancaman ISIS...
PBB Sebut Ancaman ISIS di Sejumlah Wilayah Tetap Tinggi
57 Negara Didesak Pulangkan...
57 Negara Didesak Pulangkan 10.000 Wanita dan Anak ISIS di Kamp Suriah
Anggota ISIS Tuntut...
Anggota ISIS Tuntut Swedia atas Dugaan Pelanggaran HAM
AS Sebut Resolusi Indonesia...
AS Sebut Resolusi Indonesia Tentang Terorisme Buruk
PBB: ISIS Muncul di...
PBB: ISIS Muncul di Semua Provinsi Afghanistan, Serangan ke Taliban dan Warga Meningkat
Sekjen PBB Kecam Serangan...
Sekjen PBB Kecam Serangan KKB di Burkina Faso
Berita Terkini
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
1 jam yang lalu
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
2 jam yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
2 jam yang lalu
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
2 jam yang lalu
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
2 jam yang lalu
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
3 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved