Anggota ISIS Tuntut Swedia atas Dugaan Pelanggaran HAM

Minggu, 21 Februari 2021 - 10:58 WIB
loading...
Anggota ISIS Tuntut...
Sejumlah mantan pengantin ISIS yang saat ini terjebak di kamp-kamp interniran di Suriah kini menuntut Swedia di Pengadilan Eropa karena gagal membawa mereka pulang. Foto/REUTERS
A A A
STOCKHOLM - Sejumlah mantan pengantin ISIS yang saat ini terjebak di kamp-kamp interniran di Suriah kini menuntut Swedia di Pengadilan Eropa karena "gagal" membawa mereka "pulang". Mereka anggap ini sebagai "pelanggaran serius" terhadap HAM.

Tuntunan ini datang di tengah meningkatnya tekanan terhadap Swedia dari PBB, yang meminta Stockholm untuk mengajukan diri dan mengambil kembali perempuan, dan anak-anak dengan kewarganegaraan Swedia dari kamp-kamp interniran di Suriah.

"Kami percaya bahwa kegagalan Swedia untuk membawa wanita dan anak-anak Swedia dari kamp-kamp di timur laut Suriah melanggar HAM mereka," ujar ketua tim pengacara mereka, Percy Bratt, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (21/2/2021).

"Sebagai perwakilan dari sejumlah wanita dan anak-anak di kamp Roj, karena itu kami mengajukan keluhan ke Pengadilan Eropa dan mengklaim bahwa Swedia memiliki kewajiban hak asasi manusia untuk membawa mereka pulang ke Swedia," sambungnya.

Tim hukum menggambarkan kondisi di kamp al-Hol dan Roj di timur laut Suriah sebagai "tidak manusiawi". Mereka mengutip kekerasan fisik dan seksual, kurangnya produk makanan pokok, sanitasi yang buruk, dan perawatan medis yang tidak memadai dan merujuk pada Utusan Khusus PBB Fionnuala Ni Aolain menyamakannya dengan penyiksaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
10 Pesepak Bola dengan...
10 Pesepak Bola dengan Kenaikan Followers Instagram Terbanyak Selama Piala Dunia 2026
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Pesta Gol ke Gawang Laos, Rebut Puncak Klasemen dari Malaysia
Berita Terkini
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Infografis
Solidaritas Antar Anggota...
Solidaritas Antar Anggota Retak, Ini 3 Tanda Kehancuran NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved