Utusan PBB Serukan Pembentukan Komisi Penyelidikan Rohingya

Jum'at, 03 Maret 2017 - 04:53 WIB
Utusan PBB Serukan Pembentukan...
Utusan PBB Serukan Pembentukan Komisi Penyelidikan Rohingya
A A A
JENEWA - Pelapor HAM PBB di Myanmar menyerukan pembentukan Komisi Penyelidikan (COI), penyelidikan tingkat tertinggi PBB, untuk menyelidiki pelanggaran di negara itu. Permintaan itu disampaikan dalam laporan yang disampaikan kepada Dewan HAM PBB.

"COI dibentuk guna menyelidiki diskriminasi sistematis, struktural, dan kebijakan lembaga, praktek hukum, serta lamanya penganiayaan terhadap Rohingya dan minoritas lain di negara bagian Rakhine," kata Yanghee Lee seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat (3/3/2017).

Ia mengatakan penyelidikan harus fokus pada kekerasan pada tahun 2012, 2014, dan tindakan represif militer pada Muslim Rohingya di Rakhine utara sejak Oktober lalu. Tindakan represif itu datang sebagai pembalasan atas serangan oleh militan terhadap pos perbatasan polisi.

Ahli PBB itu mengatakan episode tersebut mungkin merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Sebuah penyelidikan kantor hak asasi manusia PBB menuduh pasukan keamanan Myanmar melakukan pembunuhan, pemerkosaan dan penyiksaan dalam operasi Rakhine sejak Oktober. Namun Myanmar menganggap segala bentuk tekanan internasional atas dugaan pelanggaran HAM terhadap Muslim Rohingya bias dan tidak adil.

Pelarian Etnis Muslim Rohingya memberikan laporan kepada PBB tentang dinginnya tentara Myanmar menikam bayi sampai mati, orang-orang yang dibakar hidup-hidup, dan pemerkosaan yang meluas selama operasi militer Myanmar.

Pembentukan COI harus dilakukan melalui resolusi yang disetujui oleh anggota dewan, yang bisa diadopsi sebelum sesi berakhir pada akhir bulan ini.
(ian)
Berita Terkait
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Sebut Tentaranya Diancam,...
Sebut Tentaranya Diancam, Myanmar Bantah Pengakuan Kekejaman Rohingya
Pengakuan Tentara Myanmar...
Pengakuan Tentara Myanmar Soal Pembantaian Rohingya: Bunuh Mereka Semua
Pendekatan Rasional...
Pendekatan Rasional terhadap Krisis Rohingya
Agama Warga Negara Bagian...
Agama Warga Negara Bagian Rakhine Myanmar dan Persentasenya
1.600 Rohingya Dipindah...
1.600 Rohingya Dipindah ke Pulau Terpencil, Ada yang Mengaku Dipaksa
Berita Terkini
Indonesia Cs Serukan...
Indonesia Cs Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Bodoh dan Tolol!
21 menit yang lalu
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
50 menit yang lalu
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
1 jam yang lalu
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus
2 jam yang lalu
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
3 jam yang lalu
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
3 jam yang lalu
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved