PBB Sebut Serangan Homs Upaya Menggagalkan Perundingan Damai
Minggu, 26 Februari 2017 - 11:50 WIB
PBB Sebut Serangan Homs Upaya Menggagalkan Perundingan Damai
A
A
A
JENEWA - Utusan PBB untuk Suriah Staffan de Mistura angkat bicara mengenai serangan di kota Suriah, Homs. Ia menyebut serangan tersebut sebagai serangan teroris yang mengerikan. Serangan itu dianggap sebagai upaya menggagalkan pembicaraan damai Suriah yang tengah berlangsung di Jenewa.
"Spoilers selulu berharap, dan terus berharap, untuk mencoba mempengaruhi proses perundingan," begitu pernyataan de Mistura dalam pernyataan yang dirilis oleh kantornya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (26/2/2017).
"Hal ini demi kepentingan semua pihak yang menentang terorisme dan berkomitmen untuk proses politik di Suriah tidak mengizinkan upaya ini berhasil," sambung pernyataan itu.
Rentetan serangan bom bunuh diri mengguncang Homs, Suriah, pada Sabtu kemarin. Sebanyak 32 orang terbunuh, termasuk kepala intelijen atau mata-mata top militer rezim Suriah, Jenderal Hassan Daabul.
Talal Barzani, Gubernur Provinsi Homs, mengatakan total ada tiga ledakan di wilayahnya. Korban tewas, kata dia mencapai 32 orang dan korban luka mencapai 20 orang.
"Spoilers selulu berharap, dan terus berharap, untuk mencoba mempengaruhi proses perundingan," begitu pernyataan de Mistura dalam pernyataan yang dirilis oleh kantornya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (26/2/2017).
"Hal ini demi kepentingan semua pihak yang menentang terorisme dan berkomitmen untuk proses politik di Suriah tidak mengizinkan upaya ini berhasil," sambung pernyataan itu.
Rentetan serangan bom bunuh diri mengguncang Homs, Suriah, pada Sabtu kemarin. Sebanyak 32 orang terbunuh, termasuk kepala intelijen atau mata-mata top militer rezim Suriah, Jenderal Hassan Daabul.
Talal Barzani, Gubernur Provinsi Homs, mengatakan total ada tiga ledakan di wilayahnya. Korban tewas, kata dia mencapai 32 orang dan korban luka mencapai 20 orang.
(ian)