Kapal Induk China Jauhi Taiwan usai Picu Pengerahan Jet Tempur

Kamis, 12 Januari 2017 - 11:42 WIB
Kapal Induk China Jauhi...
Kapal Induk China Jauhi Taiwan usai Picu Pengerahan Jet Tempur
A A A
BEIJING - Kapal induk China, Liaoning, bergerak meninggalkan Selat Taiwan pada Kamis (12/1/2017) pagi. Kapal induk Liaoning dan armada tempurnya kemarin telah memicu Taipei mengerahkan pesawat-pesawat jet tempur dan kapal militer karena mendekati wilayah Taiwan.

Ketegangan sempat terjadi ketika armada kapal induk itu melintasi perairan sempit yang memisahkan China dan Taiwan, kemarin.

Juru bicara Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China Liang Yang mengatakan kapal induk buatan Soviet tersebut sudah kembali dari latihan tempur di Laut China Selatan.

Baca:
Didekati Kapal Induk China, Taiwan Kerahkan Jet-jet Tempur


Menurutnya, kapal raksasa China itu telah melakukan operasi secara cermat selama navigasi dari Selat Taiwan.

Taiwan menyatakan armada kapal induk China tidak menimbulkan ancaman. Armada kapal Liaoning itu sempat masuk zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ), tapi belum masuk wilayah teritorial Taiwan.

China hingga saat ini menganggap Taiwan sebagai provinsinya yang membangkang. Beijing dan Taipei terus bersitegang setelah China curiga Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menginginkan kemerdekaan Taiwan dari China secara resmi.

China telah mengklaim kedaulatan atas Taiwan sejak 1949 ketika pemimpin Komunis Mao Zedong mengalahkan Chiang Kai-shek dalam sengketa wilayah Taiwan.

“Armada kapal Liaoning mengunjungi Laut China Selatan untuk melakukan latihan cross-maritim dan uji coba (peralatan perang), telah melewati Selat Taiwan dan berlanjut dengan tugas lebih jauh,” kata Liang dalam sebuah pernyataan singkat di situs Kementerian Pertahanan China.

Manuver kapal induk Liaoning dan uji coba peralatan perang China di Laut China Selatan telah menarik perhatian negara-negara yang terlibat sengketa di kawasan itu. Beijing mengklaim hampir seluruh kawasan Laut China Selatan, namun Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam juga memiliki klaim yang saling tumpang tindih di kawasan serupa.
(mas)
Berita Terkait
Taiwan Ada di Pihak...
Taiwan Ada di Pihak AS, Dukung Penolakan Klaim China di Laut China Selatan
Via Telepon, Menhan...
Via Telepon, Menhan China dan Bos Pentagon Bahas Situasi di LCS
Bikin Panas, Militer...
Bikin Panas, Militer China Latihan Pendaratan di Laut China Selatan
China Hendak Latihan...
China Hendak Latihan Invasi, Taiwan Kerahkan F-16 dengan Rudal Anti-Kapal
AS Tolak Klaim China...
AS Tolak Klaim China di Laut China Selatan, Taiwan Semringah
Taiwan Tolak Keluhan...
Taiwan Tolak Keluhan Filipina Soal Latihan Menembak di Laut China Selatan
Berita Terkini
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
21 menit yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
1 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
2 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
3 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
3 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
4 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved