Pesta Hanukkah di Bahrain, Muslim dan Yahudi Menari Bareng

Rabu, 28 Desember 2016 - 03:32 WIB
Pesta Hanukkah di Bahrain,...
Pesta Hanukkah di Bahrain, Muslim dan Yahudi Menari Bareng
A A A
MANAMA - Sebuah pesta untuk merayakan hari libur Yahudi, Hanukkah, di gelar wilayah di Kerajaan Bahrain, salah satu negara Islam di Timur Tengah. Dalam pesta itu, warga Muslim dan Yahudi Ortodoks berbagi kebahagiaan dengan menari dan dan bernyanyi bersama.

Pesta Hanukkah itu digelar pada Sabtu malam oleh jutawan Yahudi Amerika, Lazer Scheiner. Pesta dihadiri warga Muslim dan komunitas Yahudi di Bahrain.

Pesta itu direkam dan videonya sudah menyebar di media sosial. Dalam video, warga Muslim dan Yahudi berpegangan tangan, menari dan bernyanyi bersama dengan iringan musik.

Bahrain memiliki populasi 1,3 juta jiwa. Menurut perkiraan media Israel, Arutz Sheva, semalam (27/12/2016), kurang dari 50 warga Yahudi berada di dalamnya.

Hanukkah yang juga dikenal sebagai “Festival of Lights” merupakan pesta untuk menandai peresmian kembali Kuil Yahudi kedua di Yerusalem, yang berlangsung pada abad kedua sebelum masehi (SM).

Liburan Hanukkah biasanya dimulai pada akhir Desember dan dirayakan selama delapan hari. Pada tahun ini, libur Hannukah dimulai 24 Desember dan akan berakhir pada 1 Januari bertepatan dengan Tahun Baru 2017.

Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa memperingati hari libur Hanukkah untuk pertama kalinya pada tahun 2015. Saat itu, dia mengatakan bahwa seruan untuk perang melawan teror perlu datang dari para pemimpin semua agama.

”Di sini, di anggota Bahrain dari semua agama hidup tanpa rasa takut, dan kami akan terus memungkinkan orang-orang Yahudi untuk hidup damai dan tenang, mempertahankan gaya hidup mereka, kebiasaan mereka dan menjalankan perintah-perintah agama mereka tanpa rasa takut,” kata Raja Hamad.

Bahrain telah menunjukkan diri sebagai negara yang menerima komunitas Yahudi. Pada tahun 2008, pemerintah negara itu menunjuk seorang wanita Yahudi, Houda Ezra Ebrahim Nonoo, sebagai duta besar Bahrain untuk Amerika Serikat (AS).

Video warga Muslim dan Yahudi berbaur dalam pesta Hanukkah itu menuai pujian di media sosial. Para pengguna media sosial menilai pemandangan itu sebagai promosi perdamaian dan toleransi.
(mas)
Berita Terkait
Giliran Akun Medsos...
Giliran Akun Medsos Asosiasi Sepakbola Bahrain Kena Serangan Siber
Perdana Menteri Bahrain...
Perdana Menteri Bahrain Meninggal Dunia
5 Fakta Mengejutkan...
5 Fakta Mengejutkan Bahrain Adalah Sahabat Dekat Israel
Raja Bahrain Tunjuk...
Raja Bahrain Tunjuk Putra Mahkota Salman Al Khalifa sebagai PM Baru
Protes Penindasan dan...
Protes Penindasan dan Bantu AS Serang Iran, Warga Syiah Mulai Melawan di Bahrain
Pasca Menormalkan Hubungan,...
Pasca Menormalkan Hubungan, Bahrain Buka Kedutaan di Israel
Berita Terkini
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
19 menit yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
38 menit yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
1 jam yang lalu
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
2 jam yang lalu
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
2 jam yang lalu
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved