Pasukan SAS Buru 200 Jihadis Inggris di Irak untuk Dibunuh

Selasa, 08 November 2016 - 11:15 WIB
Pasukan SAS Buru 200...
Pasukan SAS Buru 200 Jihadis Inggris di Irak untuk Dibunuh
A A A
LONDON - Pasukan khusus kebangaan militer Inggris, SAS (Special Air Service) diberi mandat untuk memburu sekitar 200 warga Inggris yang jadi jihadis kelompok radikal di Irak. Para jihadis diburu untuk dibunuh maupun ditangkap.

Hal itu diungkap sumber-sumber senior Departemen Pertahanan Inggris. Menurut data yang disusun badan-badan intelijen Inggris, sekitar 200 jihadis Inggris beroperasi di Irak.

Daftar nama-nama mereka dilaporkan sudah dipegang pasukan SAS. ”Sebuah daftar pembunuhan telah disusun berisi nama-nama ratusan orang yang sangat buruk. Banyak dari mereka adalah dari Inggris. Perburuan ini sekarang untuk militan Islamis Inggris,” kata seorang pejabat pertahanan Inggris yang berbicara dengan syarat anonim kepada The Times.

“Ini adalah operasi pasukan khusus multinasional. SAS memiliki bagian sendiri dari rencana itu dan mereka akan pergi setelah warga Inggris (jadi jihadis di Irak). Ini adalah tugas membunuh atau menangkap dan itu sudah dimulai,” lanjut sumber itu.

”Itu tantangan yang kami hadapi. Ada banyak kerjasama internasional, karena itu dianggap sebagai masalah global,” imbuh dia, yang dikutip Selasa (8/11/2016).

Namun, laporan berbeda muncul dari sumber di korps pasukan SAS yang dilaporkan Sunday Express, pekan lalu. Menurutnya, tindakan pembunuhan seperti itu tergolong tindakan ekstra-yudisial.

”Kami hanya tidak bisa melakukan hal-hal dengan cara lama,” ujarnya. ”Amerika melihat sebuah sikap diam yang tidak ada sebelumnya. Kami selalu tinggal di dalam kotak, tapi kami digunakan untuk bekerja pada hal-hal saat kami pergi bersama,” imbuh sumber di internal pasukan SAS tersebut.

Kementerian Pertahanan Inggris melalui seorang juru bicara mengatakan bahwa mereka tidak bisa mengomentari setiap kegiatan pasukan khusus SAS.
(mas)
Berita Terkait
Perang Rahasia, Pasukan...
'Perang Rahasia', Pasukan SAS Inggris Habisi 100 Milisi ISIS
Inggris Resmi Akui ISIS...
Inggris Resmi Akui ISIS Lakukan Genosida Kaum Yazidi di Irak
Enam Tahun Pasca Serangan...
Enam Tahun Pasca Serangan ISIS, Nasib Kaum Yazidi Masih Belum Jelas
Irak Setop Tayangan...
Irak Setop Tayangan Prank Berbau Aksi Teror
Bom Sepeda Motor Tewaskan...
Bom Sepeda Motor Tewaskan 4 Orang di Irak, Diduga Dilakukan ISIS
Jet Siluman F-35 Inggris...
Jet Siluman F-35 Inggris Akan Habisi Sisa-sisa ISIS di Irak dan Suriah
Berita Terkini
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
10 menit yang lalu
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
1 jam yang lalu
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
1 jam yang lalu
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
7 jam yang lalu
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
8 jam yang lalu
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
11 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved