Kapal Perang AS Menentang Klaim China di Laut China Selatan

Sabtu, 22 Oktober 2016 - 02:39 WIB
Kapal Perang AS Menentang...
Kapal Perang AS Menentang Klaim China di Laut China Selatan
A A A
WASHINGTON - Sebuah kapal perang perusak Amerika Serikat nekat patroli di dekat pulau-pulau yang diklaim oleh China di Laut China Selatan pada hari Jumat. Aksi kapal perang AS USS Decatur itu sebagai aksi menentang klaim China di Laut China Selatan.

Para pejabat AS mengatakan aksi kapal perang USS Decatur itu sebagai tindakan terbaru Washington terhadap China yang membatasi hak kebebasan navigasi di perairan strategis. Patroli berlangsung di dekat Kepulauan Paracel.

Patroli kapal perang USS Decatur itu pertama kali dilaporkan Reuters, Sabtu (22/10/2016). Kapal perang perusak itu sengaja patroli di dekat perairan yang diklaim oleh China, tapi tdak melebihi batas teritorial 12 mil laut dari pulau-pulau yang diklaim China.

Pentagon mengatakan kapal USS Decatur melakukan transit secara rutin tanpa pengawalan kapal dan tanpa insiden.

Gedung Putih juga sudah mengkonfirmasi patroli kapal perang AS itu. ”Operasi ini menunjukkan bahwa negara-negara pantai mungkin tidak sah membatasi hak navigasi, kebebasan dan penggunaan yang sah di laut, bahwa AS dan semua negara berhak untuk latihan di bawah hukum internasional,” kata juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest, dalam sebuah jumpa pers.

Patroli kapal perang AS terbaru ini merupakan penentangan keempat Washington atas klaim maritim berlebihan oleh China di Laut China Selatan pada tahun lalu.

Sementara itu, Pemerintah China marah dan memprotes patroli kapal perang AS. Kementerian Pertahanan China menyebut patroli kapal perang AS itu sebagai tindakan ilegal dan provokatif.

Dalam sebuah pernyataan di situsnya, kementerian itu mengatakan dua kapal perang China telah memperingatkan kapal perang AS agar meninggalkan lokasi patroli. Militer China bersumpah akan meningkatkan patroli udara dan laut sesuai dengan kebutuhan.

Dua kapal China yang dikerahkan untuk memperingatkan kapal perang AS agar hengkang dari lokasi patroli adalah kapal perang Guangzhou dan Luoyang.

”Ini adalah perilaku ilegal yang serius, dan sengaja berperilaku provokatif. Kementerian Pertahanan China tegas menentang ini dan telah mengajukan pernyataan (protes) serius pada pihak AS,” bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan China.
(mas)
Berita Terkait
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Pesawat Bomber AS dan...
Pesawat Bomber AS dan Kapal Induk China 'Pemanasan' di Laut China Selatan
Berita Terkini
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
59 menit yang lalu
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
2 jam yang lalu
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
3 jam yang lalu
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
3 jam yang lalu
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
3 jam yang lalu
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
4 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved