Kolombia-Pemberontak FARC Sepakat Berdamai

Kamis, 25 Agustus 2016 - 14:41 WIB
Kolombia-Pemberontak...
Kolombia-Pemberontak FARC Sepakat Berdamai
A A A
BOGOTA - Pemerintah Kolombia dan kelompok pemberontak Marxis, FARC, sepakat untuk berdamai. Kesepakatan damai ini sekaligus mengakhiri perang lima dekade dan salah satu konflik terpanjang di dunia.

Berdasarkan kesepakatan ini, Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) akan meletakkan senjata dan kembali berintegrasi ke dalam kehidupan sipil. Kesepakatan, yang dicapai setelah hampir empat tahun pembicaraan di Kuba, memicu perayaan di taman dan bar di ibukota Kolombia Bogota.

"Hari ini saya dapat mengatakan, dari dasar hati saya, bahwa saya telah memenuhi amanat yang Anda berikan kepada saya. Warga Kolombia: keputusan ada ditangan Anda. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya warga negara kita bisa bergandengan tangan untuk menggenggam kunci masa depan mereka," kata Presiden Juan Manuel Santos seperti dikutip dari Reuters, Kamis (25/8/2016).

Berdasarkan kesepakatan itu, FARC akan memiliki perwakilan non-voting di Kongres sampai 2018 dan dapat berpartisipasi dalam pemilu. "Sejak saat itu, 7.000 mantan pemberontak harus memenangkan suara seperti partai politik lainnya," kata Santos.

Santos juga menyatakan bahwa perjanjian itu akan dikirimkan ke Kongres Kolombia pada hari Kamis dan akan disebarkan di media internet dan media sosial.

"Kami telah memenangkan hal yang paling indah dari semua pertempuran. Perang dengan senjata berakhir, sekarang dimulai perdebatan ide," kata pemimpin negosiator FARC Ivan Marquez.
(ian)
Berita Terkait
7 Petugas Tewas dalam...
7 Petugas Tewas dalam Serangan Bahan Peledak di Desa Huila Kolombia Barat
Mengaku Dapat Wangsit,...
Mengaku Dapat Wangsit, Keponakan Temukan Rp403 M di Bekas Rumah Escobar
Rusia Usir dan Persona...
Rusia Usir dan Persona Non Grata-kan Dua Diplomat Kolombia
Bentrok di Perbatasan...
Bentrok di Perbatasan Kolombia, Venezuela Tangkap Anggota Kartel Sinaloa
Kolombia Tangkap 10...
Kolombia Tangkap 10 Orang Terkait Penembakan Helikopter Presiden
Truk Polisi Diserang...
Truk Polisi Diserang dengan Bahan Peledak, 11 Orang Terluka
Berita Terkini
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
20 menit yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
40 menit yang lalu
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
2 jam yang lalu
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
3 jam yang lalu
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
4 jam yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
6 jam yang lalu
Infografis
Israel dan Hizbullah...
Israel dan Hizbullah Sepakat untuk Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved