Kremlin Sangkal Jet Tempur Rusia dan Pesawat Israel Hampir Bentrok

Sabtu, 23 April 2016 - 09:17 WIB
Kremlin Sangkal Jet...
Kremlin Sangkal Jet Tempur Rusia dan Pesawat Israel Hampir Bentrok
A A A
MOSKOW - Kremlin menyangkal laporan bahwa pesawat jet tempur Rusia dan pesawat militer Israel hampir bentrok di dekat perbatasn Suriah. Bantahan ini disampaikan juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Peskov mengatakan laporan yang diulas media-media Israel itu tidak akurat. ”Saya tidak ingin mengomentari media Israel,” kata Peskov pada hari Jumat. Laporan dari media Israel jauh dari kenyataan dalam kasus ini.


Pada hari Kamis ada laporan yang bertentangan dari media-media Israel tentang insiden pada hari Rabu sore itu.

Baca juga:
Pesawat Israel dan Jet Tempur Rusia Hampir "Bentrok" di Dekat Suriah

Situs berita Ynet melaporkan bahwa sebuh jet tempur Rusia bergegas untuk mendekati sebuah pesawat militer Israel di sepanjang perbatasan Israel utara dengan Suriah. Sedangkan Channel 2 melaporkan bahwa skuadron tempur Rusia dan Israel hampir berhadapan satu sama lain di sepanjang garis pantai Suriah.


Sebelumnya Times of Israel juga melaporkan bahwa empat pesawat tempur F-15 Israel hampir “bentrok” dengan dua pesawat jet tempur Su-30 Rusia di sepanjang perbatasan Suriah-Israel.

Semula jet-jet Rusia meluncur tiba-tiba setelah empat pesawat tempur Israel melakukan operasi di perbatasan Israel utara. Belum jelas tujuan manuver dua jet tempur Rusia itu, namun para pilot Israel dan Rusia tidak melakukan kontak.


Namun insiden “bentrok” tidak terjadi berkat kontak antara pejabat Israel dan Rusia melalui badan koordinasi yang dibentuk tahun lalu. Badan itu dibentuk mencegah insiden pesawat-pesawat tempur selama Rusia menjalankan operasi militer di Suriah.

Militer Rusia maupun Israel tidak segera menanggapi laporan itu. Namun, pada Kamis lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menemui Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow yang mengisyaratkan membahas insiden itu.

Saya menetapkan tujuan pertemuan, yakni memperkuat koordinasi antara Rusia dan Israel untuk mencegah kecelakaan," kata Netanyahu, seperti dikutip Reuters.Saya pikir kami mengklarifikasi beberapa hal, dan itu sangat penting,” katanya lagi.
(mas)
Berita Terkait
Serang Bandara Suriah,...
Serang Bandara Suriah, Rusia Minta Klarifikasi Israel
Rusia Desak Israel Hentikan...
Rusia Desak Israel Hentikan Serangan Udara di Suriah
Bombardir Suriah, 8...
Bombardir Suriah, 8 Rudal Israel Rontok Oleh Sistem Pertahanan Rusia
Israel Terus Melancarkan...
Israel Terus Melancarkan Serangan ke Suriah, Rusia Ancam Tel Aviv
4 Alasan Israel Ingin...
4 Alasan Israel Ingin Rusia Pertahankan Pangkalan di Suriah, Salah Satunya Menekan Pengaruh Turki
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
8 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
9 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
10 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
11 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
12 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
13 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved