4 Alasan Israel Ingin Rusia Pertahankan Pangkalan di Suriah, Salah Satunya Menekan Pengaruh Turki

Senin, 03 Maret 2025 - 02:02 WIB
loading...
4 Alasan Israel Ingin...
Israel ingin Rusia mempertahankan pangkalannya di Suriah. Foto/X/@RussiaProgram
A A A
DAMASKUS - Rezim Israel memberikan tekanan pada Amerika Serikat untuk memastikan Suriah tetap lemah dan terpecah. Itu dilakukan dengan meminta Rusia mempertahankan kehadiran militernya di negara itu.

4 Alasan Israel Ingin Rusia Pertahankan Pangkalan di Suriah, Salah Satunya Menekan Pengaruh Turki

1. Melobi AS untuk Menyakinkan Rusia Mempertahankan Pangkalan di Suriah

Israel melobi AS dengan berbagai cara setelah kelompok pemberontak yang didukung asing mengambil alih negara Arab itu. Itu terungkap dalam laporan yang diterbitkan oleh Reuters.

Salah satu cara untuk menghentikan Damaskus mendapatkan kembali kekuatannya adalah dengan membiarkan Rusia mempertahankan pangkalan militernya di negara itu, empat sumber yang mengetahui upaya tersebut dikutip dalam laporan tersebut.

Laporan tersebut mencatat bahwa "lobi tersebut mengarah pada kampanye Israel yang terpadu untuk memengaruhi kebijakan AS" di Suriah.

Dalam pertemuan antara pejabat AS dan Israel, beberapa peserta Amerika terkejut setelah pihak Israel meminta agar Rusia terus memiliki kehadiran militer di Suriah, melihat hal ini sebagai faktor positif yang menguntungkan mereka, dua sumber AS yang mengetahui pembicaraan tersebut mengatakan kepada Reuters.

Awal bulan ini, Menteri Pertahanan Suriah Murhaf Abu Qasra mengatakan pemerintahnya terbuka untuk membiarkan Rusia mempertahankan pangkalan udara dan lautnya selama perjanjian apa pun dengan Moskow melayani kepentingan negara tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
7 Lolos ke Babak 32...
7 Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Kolombia Jadi yang Terbaru
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved