Rusia Desak Israel Hentikan Serangan Udara di Suriah
Kamis, 24 November 2022 - 05:30 WIB
loading...
Rusia Desak Israel Hentikan Serangan Udara di Suriah. FOTO/Reuters
A
A
A
ASTANA - Rusia dengan tegas menentang serangan udara Israel di wilayah Suriah dan menuntut agar serangan itu dihentikan. Hal itu diungkapkan utusan presiden untuk Suriah, Alexander Lavrentiev, Rabu (23/11/2022). Dia berbicara setelah pertemuan internasional ke-19 tentang Suriah dalam format Astana.
“Mengenai serangan udara Israel, kami sangat menentang tindakan seperti itu oleh orang Israel, meskipun mereka masih mengatakan bahwa ini adalah hak hukum mereka. Tetapi kami melihat bahwa orang-orang sekarat, bukan hanya infrastruktur dan gudang senjata yang dihancurkan, dan semua ini terjadi di wilayah negara berdaulat,” ungkap Lavrentiev, seperti dikutip dari TASS.
Baca: Serangan Udara Israel di Hama dan Homs Tewaskan 4 Tentara Suriah
“Tindakan seperti itu, tentu saja, ilegal, dan tidak mematuhi norma dan hukum internasional. Kami tidak hanya menyerukan, kami menuntut agar Israel menghentikan serangan udara ini dan kami akan terus melakukannya," lanjutnya.
Lavrentiev menyatakan penyesalannya bahwa Israel masih tidak mendengarkan pendapat Rusia tentang masalah ini. “Saya pikir posisi pemerintah Israel ini membutuhkan penyesuaian,” tegasnya.
“Mengenai serangan udara Israel, kami sangat menentang tindakan seperti itu oleh orang Israel, meskipun mereka masih mengatakan bahwa ini adalah hak hukum mereka. Tetapi kami melihat bahwa orang-orang sekarat, bukan hanya infrastruktur dan gudang senjata yang dihancurkan, dan semua ini terjadi di wilayah negara berdaulat,” ungkap Lavrentiev, seperti dikutip dari TASS.
Baca: Serangan Udara Israel di Hama dan Homs Tewaskan 4 Tentara Suriah
“Tindakan seperti itu, tentu saja, ilegal, dan tidak mematuhi norma dan hukum internasional. Kami tidak hanya menyerukan, kami menuntut agar Israel menghentikan serangan udara ini dan kami akan terus melakukannya," lanjutnya.
Lavrentiev menyatakan penyesalannya bahwa Israel masih tidak mendengarkan pendapat Rusia tentang masalah ini. “Saya pikir posisi pemerintah Israel ini membutuhkan penyesuaian,” tegasnya.
Lihat Juga :