Geng Motor Trah Maluku Satu Darah Berulah di Australia

Senin, 11 Januari 2016 - 17:13 WIB
Geng Motor Trah Maluku...
Geng Motor Trah Maluku Satu Darah Berulah di Australia
A A A
SYDNEY - Sebuah geng motor bernama “Satu Darah” menjadi sorotan pihak keamanan Australia karena terlibat kekerasan di Sydney. Geng motor itu berdiri di Belanda dan anggota pertamanya adalah orang-orang keturunan imigran Maluku, Indonesia.

Geng motor Satu Darah diduga muncul di Australia sejak tahun lalu. Geng ini telah mendirikan cabang di New South Wales (NSW), Australia Selatan dan Queensland. Perekrutan rata-rata melalui media sosial.

Menurut riwayatnya, “Satu Darah Motor Club” didirikan di Kota Moordrecht, Belanda selatan pada tahun 1990. Nama “Satu Darah” sendiri berasal dari bahasa Indonesia.

Gengini mulai membangun jaringannya di Sydney dan negara-negara bagian lain di Australia sejak tahun lalu. Namun, Kepala Eksekutif Komisi Kejahatan Australia Chris Dawson, melalui badan Australian Gangs Intelligence Coordination Centre melarang kehadiran geng motor tersebut baru-baru ini di beberapa negara bagian Australia.

Mereka organisasi kriminal yang menyebabkan kerusakan dan gangguan di seluruh negara kita,” katanya, seperti dikutip Dailytelegraph.com.au, Selasa (11/1/2016).

Dalam sebuah penyelidikan oleh petugas, empat anggota Satu Darah termasuk pemimpin geng telah ditangkap di Sydney. Mereka yang ditangkap termasuk seorang pria 22 tahun di Kantor Polisi Ryde Selasa pekan lalu. Dia dituduh terlibat jaringan peredaran obat-obatan terlarang.

Pria itu dibebaskan dengan jaminan dan akan muncul di pengadilan pada tanggal 27 Januari 2016. Beberapa hari berikutnya, dua pria berusia 30 dan 31 tahun dari geng motor itu juga ditangkap. Keduanya akan menjalani sidang pengadilan pada 11 Februari 2016. Mereka yang ditangkap juga diketahui membawa senjata pisau.
(mas)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Babak...
Timnas Indonesia Babak Belur Dibantai Australia 5-1
Garuda Indonesia Masih...
Garuda Indonesia Masih Layani Rute Internasional Belanda, Korsel dan Australia
Prabowo Dapat Ucapan...
Prabowo Dapat Ucapan Selamat dari Para Pemimpin Dunia
Ratu Belanda Maxima...
Ratu Belanda Maxima Kunjungi Indonesia, Ini Rangkaian Agendanya
Belanda Kembalikan 478...
Belanda Kembalikan 478 Harta Karun yang Pernah Dijarah saat Penjajahan ke Indonesia
Belanda Berencana Minta...
Belanda Berencana Minta Maaf atas Perbudakan saat Menjajah Indonesia
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
13 menit yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
55 menit yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
2 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
3 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
4 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
5 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved