ISIS Membolehkan 'Memanen' Organ Jasad Manusia

Jum'at, 25 Desember 2015 - 13:58 WIB
ISIS Membolehkan Memanen...
ISIS Membolehkan 'Memanen' Organ Jasad Manusia
A A A
DAMASKUS - Kelompok ISIS membolehkan militannya “memanen” organ jasad manusia. Hal itu dikhawatirkan bahwa kelompok radikal itu melakukan perdagangan organ tubuh manusia yang telah dibunuh.

Dokumen yang diambil pasukan khusus Amerika Serikat (AS) dalam serangan di Suriah timur bulan Mei lalu mengungkap bahwa “ulama” ISIS mengeluarkan semacam fatwa yang membolehkan militan kelompok itu mengambil organ tubuh manusia yang meninggal.

Kehidupan orang murtad dan organ (tubuhnya) tidak perlu dihormati dan dapat diambil dengan impunitas,” bunyi dokumen “fatwa” kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang dikutip news.com.au, Jumat (25/12/2015).

Organ akan mati dari kehidupan tawanan jika diambil. Pengambilan juga tidak dilarang,” lanjut dokumen itu yang dikeluarkan pihak Islamic State’s Research and Fatwa Committee.


Duta Besar Irak untuk PBB, Mohamed Ali Alhakim, kepada Reuters mengatakan bahwa dokumen itu harus diperiksa oleh Dewan Keamanan PBB sebagai bukti bahwa ISIS berpotensi memperdagangkan organ jasad manusia demi mendapatkan uang tunai.

Menurut Utusan Khsusu Presiden Barack Obama, Brett McGurk, serangan pada bulan Mei di Suriah timur menewaskan pejabat keuangan ISIS, Abu Sayyaf. Sedangkan istrinya ditangkap beserta data dalam bentuk hard drive komputer, thumb drive, CD, DVD dan kertas. Abu Sayyaf adalah militan Tunisia yang nama aslinya adalah Fathi ben Awn ben Jildi Murad al-Tunisi.
(mas)
Berita Terkait
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Pemberontak Gelar Serangan...
Pemberontak Gelar Serangan Kejutan Skala Besar di Suriah
ISIS Dituding Curi Ribuan...
ISIS Dituding Curi Ribuan Domba di Suriah untuk Membiayai Sel-sel Teror
Reaksi terhadap Transisi...
Reaksi terhadap Transisi Suriah dan Kekhawatiran Kembalinya ISIS
ISIS Sergap Konvoi Pasukan...
ISIS Sergap Konvoi Pasukan Rezim Suriah, 26 Orang Tewas
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
50 menit yang lalu
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
1 jam yang lalu
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
3 jam yang lalu
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
4 jam yang lalu
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
5 jam yang lalu
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
5 jam yang lalu
Infografis
Ilmuwan Ungkap Aktivitas...
Ilmuwan Ungkap Aktivitas Otak Manusia Menjelang Kematian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved