Beijing Desak AS Hormati Kepentingan Inti China

Senin, 21 Desember 2015 - 11:36 WIB
Beijing Desak AS Hormati...
Beijing Desak AS Hormati Kepentingan Inti China
A A A
BEIJING - Beijing mendesak Washington menghormati kepentingan inti China, termasuk menghentikan penjualan senjata Amerika Serikat (AS) ke Taiwan dan mengakhiri patroli di dekat pulau buatan China di Laut China Selatan.

Desakan itu disampaikan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, yang menelepon Menteri Luar Negeri AS, John Kerry. Wang Yi mengatakan, dunia ini menjadi tempat yang lebih menantang.

Karena AS berusaha kerjasama dengan China, seharusnya menghormati kepentingan inti China dan hal-hal penting yang menjadi perhatian,” bunyi rilis Kementerian Luar Negeri China, Senin (21/12/2015) mengutip pernyataan Wang Yi, seperti dikutip Reuters.

Wang Yi menjelaskan kepada John Kerry perihal posisi China pada Taiwan dan Laut China Selatan. Menlu China itu mendesak AS mengkhiri penjualan senjata ke Taiwan dan berhenti “unjuk kekuatan” melalui patroli kapal dan pesawat di dekat kepualauan di Laut China Selatan yang jadi sengketa sejumlah negara ASEAN.

China sampai saat ini menganggap Taiwan sebagai provinsinya yang membangkang. Beijing telah marah kepada Washington setelah Pemerintah Barack Obama menjual paket senjata senilai Rp25,6 triliun kepada Taiwan.

Sedangkan dalam polemik klaim Laut China Selatan, Beijing juga marah dengan manuver pesawat pembom dan kapal perang Washington di kawasan sengketa itu yang dianggap sebagai provokasi.

China mengklaim hampir semua perairan yang kaya energi di kawasan Laut China Selatan. Namun, Filipina, Brunei, Vietnam, Malaysia dan Taiwan juga memiliki klaim yang tumpang tindih.
(mas)
Berita Terkait
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Pentagon Prihatin China...
Pentagon Prihatin China Gelar Latihan Militer di LCS
Berita Terkini
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
26 menit yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
1 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
3 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
3 jam yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
4 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved