Ini Alasan Saudi dan 33 Negara Bentuk Koalisi Islam Pemerang Teroris

Selasa, 15 Desember 2015 - 15:54 WIB
Ini Alasan Saudi dan...
Ini Alasan Saudi dan 33 Negara Bentuk Koalisi Islam Pemerang Teroris
A A A
RIYADH - Arab Saudi mengungkap alasan pembentukan Koalisi Islam yang terdiri dari 34 negara untuk melawan teroris. Menteri Pertahanan Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, mengatakan, Koalisi Islam dibentuk untuk membersihkan nama Islam yang dikotori kelompok esktremis.

Markas koalisi yang dipimpin Saudi itu berada di Riyadh. Koalisi Islam ini muncul di tengah tekanan internasional untuk Teluk Arab agar melakukan tindakan lebih dalam memerangi kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

(Baca: Dipimpin Saudi, 34 Negara Bentuk Koalisi Islam Melawan Teroris)

Pangeran Mohammed mengatakan, Koalisi Islam akan berkoordinasi untuk melawan ekstremis di Irak, Suriah, Libya, Mesir dan Afghanistan. ”(Koalisi) ini berasal dari dunia Islam, kewaspadaan dalam memerangi penyakit (ekstremisme Islam) yang telah merusak dunia Islam,” katanya, seperti dikutip BBC, Selasa (15/12/2015).

Saat ini, setiap negara Muslim memerangi terorisme individual. Jadi upaya koordinasi sangat penting,” katanya lagi.

Kantor berita Saudi, SPA, telah melansir 34 negara yang bergabung dalam Koalisi Islam yang dipimpin Arab Saudi. Ke-34 negara itu adalah; Arab Saudi, Bahrain, Bangladesh, Benin, Chad, Komoro, Cote d'Ivoire, Djibouti, Mesir, Gabon, Guinea, Yordania, Kuwait, Libanon, Libya, Malaysia, Maladewa, Mali, Maroko, Mauritania, Niger, Nigeria, Pakistan, Palestina, Qatar, Senegal, Sierra Leone, Somalia, Sudan, Togo, Tunisia, Turki, Uni Emirat Arab dan Yaman.


Negara-negara ini memiliki prosedur yang harus dilalui sebelum bergabung dalam koalisi.(Koalisi) 34 negara telah diumumkan,” ujar putra Raja Salman itu.
(mas)
Berita Terkait
ISIS Klaim Ledakan di...
ISIS Klaim Ledakan di Pemakaman Non Muslim Jeddah
Arab Saudi Desak Koalisi...
Arab Saudi Desak Koalisi Global Bersatu Lenyapkan ISIS Selamanya
Arab Saudi Akan Terus...
Arab Saudi Akan Terus Cegah Kebangkitan ISIS dan Memerangi Terorisme
Komentarnya Sulut Ketegangan...
Komentarnya Sulut Ketegangan di Teluk, Menlu Lebanon Ajukan Pengunduran Diri
Menlu Lebanon Secara...
Menlu Lebanon Secara Tersirat Tuding Negara Teluk Dukung ISIS
Apakah Taleb Abdulmohsen...
Apakah Taleb Abdulmohsen Terafiliasi ISIS? Simak Ulasannya
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
21 menit yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
1 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
2 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
3 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
4 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved