Bela 'Bisnis Turki-ISIS', AS Dinilai Memalukan

Sabtu, 05 Desember 2015 - 15:33 WIB
Bela Bisnis Turki-ISIS,...
Bela 'Bisnis Turki-ISIS', AS Dinilai Memalukan
A A A
WASHINGTON - Sikap Amerika Serikat (AS) yang membela Turki dengan menolak tuduhan negara itu bebisnis minyak ilegal dengan ISIS adalah hal yang memalukan. Sikap AS itu juga bisa menghancurkan kredibilitasnya sendiri di panggung internasional.

Hal itu disampaikan Direktur dan Pendiri Institute for Gulf Affairs, Ali al-Ahmed, kepada Sputnik, Sabtu (5/12/2015).”Ini tidak perlu ilmuwan roket untuk menyadari bahwa hampir semuanya berjalan melalui Turki dan bahwa pemerintah Turki tahu tentang itu,” kata Ahmed.

Dia menjelaskan bahwa peran Turki sudah terlalu memalukan bagi pemerintahan Obama. Setidaknya empat negara sudah menuduh Turki terlibat bisnis minyak curian dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Empat negara itu adalah Rusia, Suriah, Irak dan Iran.

”Ini sangat memalukan bagi pemerintah AS (karena) membela tindakan ini. Hal ini demi melindungi sekutunya. Tapi itu menghancurkan kredibilitas internasional (AS) sendiri,” ujar Ahmed.

Menurutnya, dengan bukti rute lalu lintas minyak curian ISIS yang terang-benderang masuk ke wilayah Turki, mustahil bagi Pemerintah Turki untuk tidak mengetahuinya. Ahmed mencatat bahwa 10 ribu truk minyak ilegal sudah masuk ke Turki.

”Tidak mungkin untuk menyembunyikan perdagangan sebesar itu dari militer Turki. Mereka membawa minyak Suriah dan Irak dan menjualnya murah ke Turki,” kata Ahmed.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dan keluarganya, lanjut Ahmed, telah secara langsung memanfaatkan perdagangan minyak itu sebagaimana bukti yang dibeberkan Rusia.

”Di Turki, untuk melakukan hal ini, Anda harus dekat dengan pemerintah dan menjadi sangat dekat dengan Erdogan,” katanya.

Menurutnya, Daesh atau ISIS, Al-Nusra dan kelompok militan lainnya menerima senjata, amunisi dan perlengkapan tempur lainnya melalui Turki. ”Segala sesuatu yang mereka jual untuk keuntungan mereka, keluar melalui Turki atau negara-negara Teluk. Mereka menjual minyak melalui Turki.”
(mas)
Berita Terkait
Mengapa ISIS Tak Pernah...
Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Sekutu AS Tuduh Turki...
Sekutu AS Tuduh Turki Beri Zona Aman untuk ISIS
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
Kecil Kemungkinan Turki...
Kecil Kemungkinan Turki Jual S-400 Rusia ke AS
Amerika Serikat Dipecundangi...
Amerika Serikat Dipecundangi Turki 2-3
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
33 menit yang lalu
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
1 jam yang lalu
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
1 jam yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
2 jam yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
4 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved