Kecil Kemungkinan Turki Jual S-400 Rusia ke AS

Minggu, 12 Juli 2020 - 22:30 WIB
loading...
Kecil Kemungkinan Turki...
S-400 Rusia
A A A
ANKARA - Gareth Jenkins, seorang peneliti senior di Program Studi Jalan Sutra Pusat Bersama dan Pusat Turki di Institut Kebijakan Keamanan dan Pembangunan di Stockholm, Swedia mengatakan, kecil kemungkinan Ankara menjual S-400 ke Washington. Jenkins mengatakan, Turki akan menghormati kontrak dengan Rusia.

"Saya tidak berpikir ada kemungkinan Turki dapat menjual S-400-nya ke Amerika Serikat (AS). AS tidak akan menggunakan sistem itu sendiri, meskipun saya yakin bahwa mereka ingin membongkar dan menganalisis setiap aspek tentang sistem itu," ucap Jenkins.

(Baca: Pakar: Turki Bisa Kerahkan Sistem Rudal S-400 Rusia di Libya )

"Meskipun S-400 diyakini jauh lebih canggih daripada S-500, saya tidak dapat membayangkan bahwa Moskow akan senang dengan AS memiliki akses bahkan ke sistem yang lebih tua," sambungnya, seperti dilansir Sputnik.

Jenkins kemudian mengatakan, meskipun dirinya tidak melihat kontrak penjualan, dia tidak akan terkejut jika di dalamnya terdapat beberapa pembatasan penjualan kembali sistem pertahanan udara itu. "Bahkan jika tidak, saya yakin bahwa Moskow akan melihat Turki menjual S-400 ke AS sebagai pelanggaran kontrak penjualan", kata Jenkins.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Sultan Brunei Rombak...
Sultan Brunei Rombak Kabinet, Angkat Putranya Pangeran Abdul Mateen Jadi Menlu
Rekomendasi
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved