Tunisia Darurat 30 Hari setelah 12 Paspampres Tewas Dibom

Rabu, 25 November 2015 - 15:47 WIB
Tunisia Darurat 30 Hari...
Tunisia Darurat 30 Hari setelah 12 Paspampres Tewas Dibom
A A A
TUNIS - Pemerintah Tunisia mengumkan status darurat selama 30 hari di negara itu setelah 12 anggota pasukan pengaman presiden (Paspampres) tewas oleh serangan bom di sebuah bus yang mereka tumpangi. Bom itu juga melukai 17 orang lainnya.

Kantor Presiden Tunisia menyebut serangan bom pada Selasa kemarin merupakan “serangan bunuh diri”,

Menurut kantor Presiden Beji Caid Essebsi, keadaan darurat berlaku selama 30 hari. Selama status itu berlaku, pasukan keamanan diberi kekuasaan lebih. Selain itu jam malam hingga pukul 05.00 pagi mulai diberlakukan hari Rabu (25/11/2015).

Sesaat setelah serangan bom itu, mobil ambulans bergegas membawa para korban luka dari lokasi kejadian. Sedangkan pasukan keamanan menutup jalan di kawasan Mohamed V Avenue, salah satu jalan utama di Ibu Kota Tunis. Di kawasan itulah puing-puing dari bus yang hangus berserakan. Lokasi itu tidak jauh dari Kementerian Dalam Negeri Tunisia.

Sumber-sumber keamanan setempat mengatakan ledakan bus terjadi ketika para anggota Paspampres naik bus untuk dibawa ke tempat presiden di pinggiran kota. Salah satu sumber di lingkup kepresidenan mengatakan bahwa ada kemungkinan pengebom meledakkan sabuk peledak di dalam bus.

”Saya berada di Mohamed V, dan bersiap-siap untuk masuk ke mobil saya ketika ada ledakan besar. Saya melihat bus meledak. Ada tubuh dan darah di mana-mana,” kata Bassem Trifi, seorang saksi mata kepada kantor berita Reuters.

Kementerian Dalam Negeri Tunisia dalam sebuah pernyataan membenarkan bahwa 12 anggota Paspampres tewas dan 17 lainnya terluka.

Akibat serangan bom itu, Presiden Essebsi membatalkan perjalanan ke Eropa yang sedianya dilakukan hari ini.
(mas)
Berita Terkait
Setelah PM, Presiden...
Setelah PM, Presiden Tunisia Juga Pecat Menhan dan Menteri Kehakiman
Presiden Tunisia Saied...
Presiden Tunisia Saied Tunjuk Perdana Menteri Perempuan Pertama
AS Desak Presiden Tunisia...
AS Desak Presiden Tunisia Segera Bentuk Pemerintahan yang Jujur
Presiden Tunisia Sebut...
Presiden Tunisia Sebut Negaranya Dijalankan oleh Mafia
Aksinya Dituduh Kudeta,...
Aksinya Dituduh Kudeta, Ini Jawaban Presiden Tunisia Kais Saied
Tunisia Dilaporkan Tangkap...
Tunisia Dilaporkan Tangkap 1.000 Orang dalam Kerusuhan Selama 6 Malam
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
34 menit yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
1 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
2 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
3 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
4 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
5 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved