Jenderal Teheran: Iran 100 Kali Lebih Benci pada AS

Rabu, 22 Juli 2015 - 14:12 WIB
Jenderal Teheran: Iran...
Jenderal Teheran: Iran 100 Kali Lebih Benci pada AS
A A A
TEHERAN - Seorang jenderal Angkatan Bersenjata Iran, Mohammad Reza Naqdi, mencemooh hasil kesepakatan nuklir antara Iran dan enam negara kekuatan dunia. Menurutnya, rakyat Iran yang melihat teks kesepakatan nuklir itu akan 100 kali lebih membenci Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya.

Komentar jenderal Teheran itu muncul di saat Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, meraih banyak simpati atas perjuangannya dalam perundingan nuklir Iran.

”Setiap (warga) Iran yang membaca dokumen (kesepakatan nuklir) di Wina akan 100 kali lebih membenci AS (dari sebelumnya),” kata Jenderal Naqdi, yang dilansir kantor berita Fars, Rabu (22/7/2015).

“Semua paragraf resolusi yang diusulkan AS ke Dewan Keamanan PBB penuh permusuhan terhadap Iran dan menunjukkan dendam mendalam AS terhadap bangsa Iran,” ujarnya. ”AS butuh kesepakatan hanya untuk melegalkan sanksi dan melanjutkan tekanan terhadap Iran,” imbuh dia.

Perundingan nuklir Iran secara maraton telah mencapai kesepakatan di Wina beberapa hari lalu. Kesepakatan nuklir antara Iran dan enam negara kekuatan dunia (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China) berhasil mengakhiri kebuntuan antara Iran dan dunia Barat selama 12 tahun.

Dalam kesepakatan nuklir itu, Iran sepakat mengekang program nuklirnya untuk jangka panjang dengan kompensasi sanksi ekonomi AS dan negara-negara Barat terhadap Iran dicabut secara bertahap.

Sementara itu, Menlu Zarif, yang merupakan kepala negosiator nukir Iran berusaha keras membela kesepakatan nuklir di tengah rentetan kritik dari kelompok garis keras Iran yang sejak awal menentang perundingan nuklir.

”Saya menekankan bahwa negosiasi ini pada dasarnya memberikan (sesuatu) dan mengambil (sesuatu sebagai balasannya), dan kecuali pada tingkat signifikan tuntutan kedua belah pihak tidak terpenuhi,” ujar Zarif ketika menjawab pertanyaan anggota parlemen Iran yang disiarkan stasiun televisi Press TV.
(mas)
Berita Terkait
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Iran Umumkan Perundingan...
Iran Umumkan Perundingan Nuklir dengan Rusia dan China
Diplomat dari Lima Negara,...
Diplomat dari Lima Negara, Tanpa AS, Lanjutkan Perundingan Nuklir Iran
Iran: AS Jadikan Protes...
Iran: AS Jadikan Protes Mahsa Amini Alat Konsesi Perundingan Nuklir
Anggota Parlemen Iran:...
Anggota Parlemen Iran: Tentara AS Berisiko Neraka jika Perundingan Nuklir Gagal
Trump Surati Pemimpin...
Trump Surati Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei, Desak Perundingan Nuklir
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
1 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
1 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
3 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
4 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
4 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved