Baru Umur 17 Tahun, ABG Amerika Jadi Perekrut ISIS

Jum'at, 12 Juni 2015 - 08:49 WIB
Baru Umur 17 Tahun,...
Baru Umur 17 Tahun, ABG Amerika Jadi Perekrut ISIS
A A A
VIRGINIA - Meski baru berumur 17 tahun, seorang anak baru gede (ABG) asal Virginia, Amerika Serikat (AS) sudah menjadi perekrut ISIS. Remaja bernama Ali Amin ini menjadi anak pertama di AS yang diadili saat usianya masih di bawah umur atau belum masuk kategori orang dewasa.

Ali Amin, mengaku bersalah membantu kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Selain membantu merekrut anggota baru ISIS, dia juga mengirim dana untuk militan kelompok radikal di Irak dan Suriah itu.

Menurut pengadilan, dia menggunakan Twitter dan blog-nya untuk memberikan petunjuk tentang cara menggunakan mata uang virtual Bitcoin untuk mengirim dana kepada para militan ISIS.

Jaksa pengadilan mengatakan, Ali Amin telah membantu warga Virginia yang lain, Reza Niknejad, yang telah dia rekrut untuk melakukan perjalanan ke Suriah guna bergabung dengan ISIS.

Menurut situs pemantau terorisme, SITE, yang rajin mengikuti posting media sosial oleh militan jihadis, Ali Amin memiliki sekitar 4.000 pengikut di Twitter. Dia juga aktif berkomunikasi dengan militan dan perekrut ISIS yang terkenal.

Remaja itu, masih menurut SITE, menampilkan sebuah gambar di situs, di mana bendera hitam khas ISIS berkibar di atas Gedung Putih.”Itu didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran tentang penaklukan Amerika di masa mendatang,” demikian laporan SITE, Jumat (12/6/2015).

Jaksa untuk Distrik Virginia Timur, Dana Boente, dalam konferensi pers mengatakan besarnya kasus itu membuat Ali Amin dituntut layaknya orang dewasa.

”Ini sesuatu yang kita ambil sangat serius tentang usia seseorang (yang masih di bawah umur), tapi pada akhirnya, itu menyangkut soal keselamatan publik,” kata Boente, seperti dikutip Reuters. Ali Amin menghadapi ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara dan vonis rencananya akan dijatuhkan pada 28 Agustus 2015.

Sementara itu, pengacara Ali Amin, Yusuf Banjir, menggambarkan remaja itu sebagai pria baik yang bersimpati kepada oposisi Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam perang sipil di Suriah. Namun, dia tidak membantah jika kliennya berada di jalan yang salah, bersekongkol dengan militan radikal secara online.
(mas)
Berita Terkait
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
Mengapa ISIS Tak Pernah...
Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Bunuh Sandera AS, Dua...
Bunuh Sandera AS, Dua Algojo ISIS Mengaku Tidak Bersalah
Mengapa AS dan Aliansinya...
Mengapa AS dan Aliansinya Gagal Membendung Kebangkitan ISIS di Timur Tengah?
Inggris Kirim Bukti...
Inggris Kirim Bukti Terkait Algojo ISIS 'The Beatles' ke AS
Anggota Grup Jagal ISIS...
Anggota Grup Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Akan Diekstradisi ke AS
Berita Terkini
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
1 jam yang lalu
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
2 jam yang lalu
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
3 jam yang lalu
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
4 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
8 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
9 jam yang lalu
Infografis
23 Pemain Timnas Indonesia...
23 Pemain Timnas Indonesia U-17 Proyeksi Piala Asia U17 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved