Hizbullah Tunjuk Naim Qassem sebagai Pemimpin Baru

Selasa, 29 Oktober 2024 - 17:28 WIB
loading...
Hizbullah Tunjuk Naim...
Pemimpin Hizbullah yang baru, Naim Qassem. Foto/wikipedia
A A A
BEIRUT - Hizbullah telah mengumumkan Naim Qassem sebagai pemimpin barunya. Qassem, yang promosinya dari wakil pemimpin diumumkan pada Selasa (29/10/2024), menggantikan Hassan Nasrallah sebagai sekretaris jenderal kelompok bersenjata yang bermarkas di Lebanon.

Nasrallah terbunuh di Beirut pada akhir September oleh serangan Israel. Banyak pejabat senior Hizbullah lainnya juga menjadi sasaran sejak Israel mengalihkan fokusnya pada kelompok itu bulan September.

Hizbullah mengatakan, “Qassem terpilih untuk menduduki jabatan itu karena kepatuhannya pada prinsip dan tujuan Hizbullah."

“Hizbullah akan (meminta) Tuhan Yang Mahakuasa untuk membimbingnya dalam misi mulia ini dalam memimpin Hizbullah dan perlawanan Islamnya," papar pernyataan Hizbullah.

Kekosongan Kepemimpinan


Pembunuhan Nasrallah, yang merupakan perwujudan gerakan Syiah Lebanon di mata para pendukungnya dan wilayah yang lebih luas, dipandang telah meninggalkan kekosongan di dalam kelompok yang telah kehilangan banyak kepemimpinannya sebagai akibat dari pembunuhan Israel selama berbulan-bulan.

Sepupu Nasrallah, Hashem Safieddine, sebelumnya dipandang sebagai calon favorit untuk memimpin Hizbullah yang terkait dengan Iran, tetapi dia tewas dalam serangan Israel di Beirut tak lama setelah kerabatnya.

Qassem yang berusia 71 tahun sering disebut sebagai "orang nomor dua" Hizbullah. Dia adalah salah satu ulama yang mendirikan kelompok tersebut pada awal 1980-an dan memiliki sejarah panjang dalam aktivisme politik Syiah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Gejala Usus Buntu yang...
Gejala Usus Buntu yang Sering Diabaikan, Dari Nyeri Perut hingga Demam Mendadak
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Berita Terkini
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved