40 Negara Desak Israel Cabut Sanksi Otoritas Palestina

Selasa, 17 Januari 2023 - 21:37 WIB
loading...
40 Negara Desak Israel...
40 negara desak Israel cabut sanksi terhadap Otoritas Palestina. Foto/Ilustrasi
A A A
NEW YORK - Sekitar 40 negara meminta Israel untuk mencabut sanksi yang dikenakan pada Otoritas Palestina pada awal bulan ini. Sanksi dijatuhkan sebagai aksi balasan atas dorongan agar pengadilan tinggi PBB mengeluarkan pendapat tentang pendudukan Israel.

Diketahui, pada tanggal 30 Desember, Majelis Umum PBB mengeluarkan resolusi yang meminta pendapat dari Mahkamah Internasional (MI) tentang masalah pendudukan Israel atas wilayah Palestina.

Sebagai balasan, pada 6 Januari, Israel mengumumkan serangkaian sanksi, termasuk sanksi keuangan, terhadap Otoritas Palestina sebagai harga yang harus dibayar karena untuk mendorong resolusi tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, sekitar 40 negara anggota PBB menegaskan kembali dukungan tak tergoyahkan mereka untuk MI dan hukum internasional. Mereka juga menyatakan keprihatinan yang mendalam mengenai keputusan pemerintah Israel untuk memberlakukan tindakan hukuman terhadap rakyat Palestina, kepemimpinan dan masyarakat sipil setelah permintaan oleh Majelis Umum ke MI.

Baca: PBB Minta Opini Mahkamah Internasional Terkait Pendudukan Israel

"Terlepas dari posisi masing-masing negara dalam resolusi tersebut, kami menolak tindakan hukuman sebagai tanggapan atas permintaan pendapat nasehat oleh Mahkamah Internasional, dan lebih luas lagi sebagai tanggapan terhadap resolusi Majelis Umum, dan menyerukan pencabutan segera," bunyi pernyataan tersebut seperti dilansir dari New Arab, Selasa (17/1/2023).

Pernyataan tersebut ditandatangani oleh negara-negara yang memberikan suara untuk resolusi Majelis Umum PBB antara lain Aljazair, Argentina, Belgia, Irlandia, Pakistan, dan Afrika Selatan, tetapi juga oleh beberapa negara yang abstain macam Jepang, Prancis, dan Korea Selatan serta negara lain yang menentang resolus seperti Jerman dan Estonia.

"Ini penting karena menunjukkan bahwa terlepas dari bagaimana negara-negara memilih, mereka bersatu dalam menolak langkah-langkah hukuman ini," kata Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, dalam sebuah pernyataan.

Ditanya tentang pernyataan anggota PBB, juru bicara Sekretaris Jenderal PBB menegaskan kembali kekhawatiran mendalam Antonio Guterres tentang tindakan Israel baru-baru ini terhadap Otoritas Palestina, menekankan bahwa seharusnya tidak ada pembalasan sehubungan dengan MI.

Baca: Israel Balas Dendam, Cabut Izin Perjalanan Menlu Palestina

Sementara itu Dewan Keamanan PBB dijadwalkan akan melakukan pertemuan tentang masalah Palestina pada Rabu.

Sebelumnya Dewan Keamanan PBB telah menggelar pertemuan pada awal bulan ini setelah Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menyerbu kompleks Masjid al-Aqsa, menyebabkan ketegangan antara diplomat Israel dan Palestina.

Penyerbuan Ben-Gvir terhadap al-Aqsa - situs tersuci ketiga dalam Islam - menuai kritik dan kecaman internasional.

Status quo yang telah berlangsung puluhan tahun hanya mengizinkan umat Islam untuk beribadah di kompleks yang dikelola oleh Yordania itu. Seorang pejabat Israel mengatakan Ben-Gvir mematuhi pengaturan yang memungkinkan non-Muslim untuk mengunjungi situs tersebut, yang juga dihormati oleh orang Yahudi, tetapi tidak untuk berdoa.

Baca: Dewan Keamanan PBB Kutuk Kunjungan Ben-Gvir ke Masjid Al-Aqsa
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
Breaking News, Kejaksaan...
Breaking News, Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa!
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Berita Terkini
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved