Marcos Jr Tunjuk Pensiunan Jenderal Jadi Panglima Militer Filipina

Minggu, 08 Januari 2023 - 15:15 WIB
loading...
Marcos Jr Tunjuk Pensiunan...
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr tunjuk pensiunan Jenderal jadi Panglima Militer Filipina. FOTO/Reuters
A A A
MANILA - Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. pada Sabtu (7/1/2023) mempersingkat masa jabatan Kepala Staf Militer yang dia tunjuk lima bulan lalu dan menggantikannya dengan pensiunan jenderal. Marcos Jr. tidak menjelaskan alasan langkah mengejutkan itu.

Kantor Marcos mengumumkan penggantian Letnan Jenderal Bartolome Bacarro, dari posisi Panglima Militer. Sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Jumat (6/1/2023) malam tidak merinci alasan perubahan kepemimpinan militer.

Baca: Marcos Jr Kunjungi Beijing, Filipina dan China Akan Tingkatkan Hubungan Bilateral

Seperti dilaporkan AP, Bacarro telah menerima penghargaan militer tertinggi untuk keberanian tempur. Masa jabatan tiga tahun Bacarro seharusnya berakhir pada Agustus 2025.

Letnan Jenderal Andres Centino, kepala staf militer yang digantikan Bacarro pada Agustus tahun lalu, dilantik oleh Marcos ke posisi teratas Angkatan Bersenjata berkekuatan 144.000 orang. Centino, yang akan pensiun bulan depan, dipilih dari selusin jenderal senior dan akan menjalani masa jabatan tiga tahun yang baru.

Diminta reaksi atas pemecatannya, Bacarro mengatakan kepada wartawan tanpa menjelaskan lebih lanjut dalam pesan teks, bahwa militer akan mendukung kepala baru itu.

Baca: Marcos Jr Akan Bahas Isu ART Terpidana Mati Saat Kunjungi Indonesia

Dalam upacara pergantian di kamp militer utama di ibu kota pada hari Sabtu, Bacarro menyerahkan pedang yang melambangkan kepemimpinan militer kepada Centino dan berterima kasih kepada militer, keluarganya, dan presiden.

Marcos tidak hadir tetapi diwakili oleh penasihat dekatnya, termasuk Sekretaris Eksekutif Lucas Bersamin.
Bersamin menekankan dalam pidatonya bahwa dia terkesan dengan transisi kepemimpinan militer yang mulus, yang menurutnya harus ditiru oleh para politisi untuk menghindari kerusuhan pasca pemilu.

“Lanjutkan tradisi ini, di mana Anda saling menghormati, di mana Anda sangat mempertimbangkan kualifikasi rekan-rekan perwira Anda untuk memungkinkan organisasi Anda bergerak maju daripada melihat ke belakang,” kata Bersamin.

Baca: Putra Diktator Marcos Dilantik sebagai Presiden Filipina, Puji Rezim Ayahnya

Marcos, katanya, telah meminta dia dan penasihat utama presiden lainnya untuk menunjukkan "rasa hormat tertinggi" kepada Bacarro atas eksploitasi medan perangnya dan mengisyaratkan sang jenderal dapat diberi jabatan pemerintah lagi setelah akhir karir militernya.

Pencopotan Bacarro yang tiba-tiba mengikuti keputusan Kepala Polisi Nasional, Jenderal Rodolfo Azurin Jr., untuk mengajukan pengunduran dirinya pada hari Kamis setelah Sekretaris Dalam Negeri Marcos mengimbau hampir 1.000 jenderal polisi dan kolonel untuk berhenti dan mengizinkan sebuah komite untuk menyelidiki pejabat tinggi yang terlibat dalam obat-obatan terlarang.

Penunjukan panglima militer adalah masalah sensitif. Militer memiliki sejarah keresahan, upaya kudeta yang gagal, skandal korupsi dan menghadapi tuduhan pelanggaran hak asasi manusia. Upaya telah dilakukan selama bertahun-tahun untuk menanamkan profesionalisme di militer dan melindunginya dari politik negara yang secara tradisional kacau dan tercemar korupsi.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Balas Dendam, Iran Hujani...
Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Berita Terkini
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved