Israel Bangun Tembok untuk Lindungi Jalan Raya Dekat Jalur Gaza

Sabtu, 07 Januari 2023 - 15:20 WIB
loading...
Israel Bangun Tembok...
Israel Bangun Tembok untuk Lindungi Jalan Raya Dekat Jalur Gaza. FOTO/Reuters
A A A
GAZA - Israel telah memulai pembangunan tembok beton untuk melindungi jalan raya dekat Jalur Gaza . Tembok itu dibangun untuk melindungi jalan tersebut dari rudal anti-tank.

Kementerian Pertahanan negara itu mengatakan pada Kamis (5/1/2023), bahwa pembangunan tembok sepanjang 4,6 kilometer yang berbatasan dengan Jalur Gaza bertujuan untuk melindungi kota-kota Israel dari serangan.

Baca: Langka, Pendukung Fatah Rayakan Hari Jadi di Gaza yang Dikuasai Hamas

Seperti dilaporkan Arab News, pekerjaan telah dimulai pada proyek koridor keamanan di Jalur Gaza, yang bertujuan untuk memungkinkan pergerakan warga di saat darurat tanpa takut diserang.

Israel sebelumnya membangun tembok beton di sepanjang area terbuka pagar keamanan di Jalur Gaza utara setelah faksi Palestina melakukan operasi menggunakan rudal Kornet yang menargetkan kendaraan militer Israel pada 2019.

Tembok beton terintegrasi dengan teknologi pintar, dengan biaya sekitar 100 juta shekel (USD27,8 juta), dan dibangun di sepanjang rel kereta api untuk melindungi kereta api dari militan Palestina.

Pejuang Palestina juga menggunakan terowongan untuk memasuki wilayah yang berada di bawah kendali Israel, terutama selama perang tahun 2014 yang berlangsung selama lebih dari 50 hari. Rudal anti-tank juga telah ditembakkan ke kendaraan Israel selama berbagai putaran eskalasi.

Baca: Israel Batasi Izin bagi Warga Kristen Gaza Kunjungi Bethlehem

Pembangunan tembok bawah tanah pada tahun 2017 melibatkan lebih dari 1.200 pekerja dengan biaya USD1,2 miliar. Dinding beton di atas tanah mencakup puluhan menara kontrol serta ratusan kamera, perangkat pemantauan dan alarm. Tembok itu juga memanjang beberapa kilometer ke laut, dan diawasi melalui ruang kontrol dan operasi yang mensimulasikan manuver ofensif dan infiltrasi.

Sebuah sumber yang dekat dengan sayap militer Hamas, yang menolak mengungkapkan identitasnya, mengatakan kepada Arab News bahwa pengeluaran besar Israel untuk tembok keamanan merupakan kerugian.

“Apa yang ditakuti musuh akan terjadi. Perlawanan Palestina mampu melakukannya berkali-kali sebelumnya, tetapi itu adalah strategi dan tujuan yang ditentukan secara sadar dan dengan studi yang cermat,” jelas sumber itu.

“Perlawanan di Gaza mampu setiap saat, dan memiliki kemampuan yang memenuhi syarat untuk mengejutkan musuh dengan operasi kualitatif dengan cara yang tidak diharapkan,” lanjutnya.

Baca: Minggu Pagi, Jet Tempur Israel Gempur Gaza

Ayman Al-Rafati, seorang penulis politik yang dekat dengan Hamas, mengatakan, Israel berupaya membuat warganya merasa aman melalui pembangunan tembok.

“Perlawanan Palestina mengikuti gerakan Israel dan mempelajari bagaimana mengatasi hambatan yang diciptakan oleh pendudukan,” kata Al-Rafati kepada Arab News.

“Perlawanan sedang mencari tujuan baru, dan tembok ini tidak akan mempengaruhi jalannya konfrontasi militer. Pendudukan ingin mengurangi ukuran kerugian yang dapat mempengaruhi masyarakatnya,” lanjutnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Profil Nadiem Makarim,...
Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Divonis 10 Tahun Penjara
Berita Terkini
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved