3 Negara Mayoritas Muslim yang Dulunya Pernah Jadi Negeri Komunis

Kamis, 05 Januari 2023 - 19:54 WIB
loading...
A A A
Mengutip Britannica, singkatnya mereka pernah terbagi menjadi Yaman Utara dan Yaman Selatan. Dalam hal ini, Yaman Utara terbentuk lebih dahulu sehingga mendapat banyak dukungan dari dunia Arab.

Namun, Yaman Selatan justru kesulitan mendapat bantuan, baik dari negara Arab maupun dunia barat. Hal ini membuatnya mengalihkan perhatian kepada Uni Soviet.

Pada awal 1970-an, Yaman Selatan menjadi negara yang diakui Marxis dan mengganti namanya menjadi Republik Demokratik Rakyat Yaman. Akan tetapi hal tersebut tak berlangsung lama.

Saat blok komunis menyerah, rezim Yaman Selatan menjadi terisolasi dan perlahan runtuh. Satu-satunya pilihan masuk akal adalah melakukan negosiasi dengan Yaman Utara yang lebih dominan.

3. Tajikistan

Pasca revolusi Oktober 1917, muslim pribumi di Tajikistan berusaha mencapai status kenegaraan di kota Quqon. Sayangnya, upaya tersebut rusak setelah invasi Rusia Soviet.

Mengutip Communist Crimes, akibat pengepungan Tentara Merah di tahun 1919, cukup banyak jatuh korban yang didominasi warga sipil. Tujuan mereka melakukan invasi adalah membentuk Republik Sosialis Soviet Tajik.

Upaya tersebut dilakukan untuk menciptakan masyarakat sosialis di negeri kecil Asia Tengah tersebut. Sama dengan negara taklukan lain, kebijakan dimulai dengan kolektivisasi pertanian yang dilanjutkan dengan tindakan agresif sekitar 1930-an.

Saat keruntuhan Uni Soviet, hal tersebut membuka peluang elit komunis di Tajikistan untuk naik ke puncak kekuasaan. Setelah melakukan penindasan terhadap lawan politiknya, terjadi perang saudara yang berlangsung 5 tahun dan membunuh puluhan ribu orang.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Siapa Pemasang Kiswah...
Siapa Pemasang Kiswah Kakbah Pertama? Ini Kisah Uniknya dari Negeri Yaman
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved