Gelar Pemilu Parlemen, Singapura Ingin Keragaman

Senin, 13 Juli 2020 - 11:11 WIB
loading...
A A A
Analis memperkirakan, kemunduran yang tidak diperkirakan PAP itu seperti akan menyebabkan perubahan kebijakan. Pemerintah sepertinya akan memperketat aturan perekrutan tenaga kerja asing dan kebijakan sosial yang selama ini diperjuangkan partai oposisi. “Pembuat kebijakan akan memperketat jalan bagi pekerja asing di sektor buruh dan meningkatkan dua kali lipat anggaran sosial bagi kelompok berpendapatan rendah,” kata Song Sen Wun, ekonomi di CIMB Private Banking, dilansir Reuters.

Pada 2011 lalu, ketika PAP meraih suara populer hanya 60%, mereka langsung memperketat aturan perekrutan pekerja asing karena anak muda Singapura memang sangat sensitif terhadap hal itu. Generasi milenial juga sangat khawatir akan kehilangan prospek pekerjaan dan pendapatan karena banyaknya orang asing yang mendapatkan gaji tinggi.

Suksesi Dipercepat

Pemilu parlemen itu juga dibayangi rencana PM Lee untuk mengakhiri kekuasaan setelah satu periode pemerintahannya selesai. Namun, banyak analis memandang rencana sukses seperti akan dipercepat ketika melihat arah hasil pemilu parlemen tersebut. (Lihat videonya: Penjaga Masjid Lakukan Aksi Heroik Selamatkan Kotak Amal)

Calon pengganti PM Lee, Depurti PM Heng Swee Keat, juga disorot karena hanya memenangkan 53% suara di konstituensi. Itu merupakan ujian pertama popularitasnya, dan ternyata dia sangat tidak populer.

“Dukungan itu menunjukkan dia tidak mendapatkan dukungan kuat sebagai pemimpin baru,” kata Bridget Welsh, peneliti di Universitas Nottingham Asia. Welsh menyebut, Heng, 59, tidak memiliki kekuatan nasional saat kampanye dan bukan sebagai pemimpin generasi mendatang. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Meski Fokus Perang Iran,...
Meski Fokus Perang Iran, AS Tak Akan Berpaling dari Asia Pasifik
Menhan AS Tegaskan Tak...
Menhan AS Tegaskan Tak akan Lagi Subsidi Negara-negara Kaya
Awas! Hantavirus Sudah...
Awas! Hantavirus Sudah Sampai di Singapura, 2 Warga Diisolasi
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Spesifikasi Pesawat...
Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut
Rekomendasi
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
SEA Games 2025: Timnas...
SEA Games 2025: Timnas Indonesia U-23 Bentrok Myanmar, Filipina, dan Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved