Prancis Larang Penjualan Online Paracetamol Gara-gara Covid-19 di China
Kamis, 05 Januari 2023 - 03:01 WIB
loading...
A
A
A
Mulai 8 Januari, negara tersebut tidak lagi mewajibkan pasien untuk diisolasi setelah tes positif, dan akan membuka kembali perbatasan internasionalnya.
“Lonjakan infeksi ini telah memicu penggunaan paracetamol di China, mendorong pemerintah membatasi ekspornya,” ungkap laporan Le Monde.
Sementara kasus virus corona di China telah berkurang sejak langkah-langkah tersebut pertama kali dilonggarkan pada awal Desember, Amerika Serikat (AS), Uni Eropa (UE), Inggris, dan sejumlah negara lain telah memberlakukan persyaratan pengujian dan karantina pada pelancong yang datang dari China, dengan alasan risiko gelombang baru infeksi virus corona.
Beijing menyebut persyaratan ini "tidak proporsional" dan "politis".
Paracetamol bukan satu-satunya obat yang persediaannya terbatas. Insulin dan antibiotik seperti amoksisilin juga menjadi langka, baik di Prancis maupun di seluruh dunia.
“Lonjakan infeksi ini telah memicu penggunaan paracetamol di China, mendorong pemerintah membatasi ekspornya,” ungkap laporan Le Monde.
Sementara kasus virus corona di China telah berkurang sejak langkah-langkah tersebut pertama kali dilonggarkan pada awal Desember, Amerika Serikat (AS), Uni Eropa (UE), Inggris, dan sejumlah negara lain telah memberlakukan persyaratan pengujian dan karantina pada pelancong yang datang dari China, dengan alasan risiko gelombang baru infeksi virus corona.
Beijing menyebut persyaratan ini "tidak proporsional" dan "politis".
Paracetamol bukan satu-satunya obat yang persediaannya terbatas. Insulin dan antibiotik seperti amoksisilin juga menjadi langka, baik di Prancis maupun di seluruh dunia.
(sya)
Lihat Juga :