Puluhan Ribu Jemaat Melayat Jenazah Paus Benediktus XVI

Selasa, 03 Januari 2023 - 15:30 WIB
loading...
A A A
Kasper, yang termasuk di antara para kardinal yang memilih Benediktus menjadi paus pada tahun 2005, menambahkan bahwa pengunduran diri itu memberikan visi yang lebih manusiawi kepada kepausan: bahwa paus adalah seorang pria dan bergantung pada kekuatan fisik dan mentalnya.

Vatikan memberikan waktu selama 10 jam bagi publik untuk memberikan penghormatan kepada Paus Benediktus XVI pada hari Senin, dan masing-masing 12 jam pada hari Selasa dan Rabu sebelum dimakamkan pada Kamis pagi, yang akan dipimpin oleh Paus Fransiskus, di Lapangan Santo Petrus.

"Seperti yang diinginkan Benediktus, pemakaman akan ditandai dengan kesederhanaan," kata Vatikan saat mengumumkan kematiannya pada Sabtu lalu.

Para pekerja pada hari Senin sedang menyiapkan altar di alun-alun untuk Misa pemakaman. Juga ditata deretan kursi untuk umat Katolik yang ingin menghadiri pemakaman. Pihak berwenang mengatakan mereka memperkirakan sekitar 60.000 orang akan datang untuk Misa.

Juga pada hari Senin, Vatikan mengkonfirmasi rencana pemakaman yang dilaporkan secara luas. Sesuai dengan keinginannya, makam Benediktus akan berada di ruang bawah tanah gua di bawah basilika yang terakhir digunakan oleh St. Yohanes Paulus II, sebelum jenazah orang suci itu dipindahkan ke atas ke basilika utama menjelang beatifikasinya tahun 2011, kata juru bicara Vatikan Matteo Bruni.

Di dua sisi barisan tiang piazza, penonton melewati langkah-langkah keamanan yang biasa diperlukan bagi turis yang memasuki basilika - melewati detektor logam dan memeriksa tas melalui mesin sinar-X.

Beberapa tamu VIP memiliki waktu sejenak di hadapan masyarakat umum untuk memberikan penghormatan, termasuk Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, pemimpin sayap kanan yang di masa lalu mengaku mengagumi kecenderungan konservatif Benediktus.

Presiden Italia Sergio Mattarella juga datang untuk melayat jenazah. Vatikan mengatakan hanya dua delegasi resmi negara - dari Italia dan dari Jerman yang merupakan asli Benediktus - yang diundang secara resmi ke pemakaman, karena paus emeritus tidak lagi menjadi kepala negara.

Baca: Mantan Paus Benediktus XVI Wafat, Ini Pernyataan Resmi Vatikan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Paus Leo Sebut Perang...
Paus Leo Sebut Perang di Timur Tengah sebagai Skandal, Desak Gencatan Senjata Segera
Kehidupan Kristen di...
Kehidupan Kristen di China: Regulasi Ketat Batasi Kegiatan Amal Gereja
Aturan Baru China Wajibkan...
Aturan Baru China Wajibkan Uskup dan Pastor Serahkan Paspor
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Kapal Perang Perusak Berbobot 5 Ribu Ton
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved