Puluhan Ribu Jemaat Melayat Jenazah Paus Benediktus XVI

Selasa, 03 Januari 2023 - 15:30 WIB
loading...
A A A
Jenazah Benediktus dibalut dengan mitra, tutup kepala uskup yang memuncak, dan jubah merah.

Salah satu pelayat, Filippo Tuccio (35) mengatakan dia datang dari Venesia dengan kereta malam untuk melihat jenazah Benediktus.

“Saya ingin memberi penghormatan kepada Benediktus karena dia memiliki peran kunci dalam hidup dan pendidikan saya,” kata Tuccio.

“Ketika saya masih muda saya berpartisipasi dalam Hari Orang Muda Sedunia,” katanya merujuk pada jambore umat muda yang diadakan secara berkala dan dihadiri oleh para paus.

Tuccio menambahkan bahwa dia telah belajar teologi, dan kepausan Benediktus telah menemaninya selama tahun-tahun di universitas.

“Dia sangat penting bagi saya: untuk siapa saya, cara berpikir saya, nilai-nilai saya,” lanjut Tuccio.

Di antara mereka yang datang ke basilika adalah Kardinal Walter Kasper, yang sama seperti Benediktus, seorang teolog Jerman. Kasper menjabat sebagai kepala kantor persatuan Kristen Vatikan selama kepausan Benediktus.

"Benediktus meninggalkan 'tanda penting' pada teologi dan spiritualitas, tetapi juga pada sejarah kepausan dengan keberaniannya untuk menyingkir," kata Kasper kepada The Associated Press.

Baca: Pertama dalam Sejarah Modern, Paus Francis Akan Pimpin Pemakaman Benediktus XVI

“Pengunduran diri ini bukan tanda kelemahan, tapi tanda kekuatan, kebesaran karena dia melihat bahwa dia tidak lagi mampu menghadapi tantangan menjadi paus,” jelas Kasper.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Paus Leo Sebut Perang...
Paus Leo Sebut Perang di Timur Tengah sebagai Skandal, Desak Gencatan Senjata Segera
Kehidupan Kristen di...
Kehidupan Kristen di China: Regulasi Ketat Batasi Kegiatan Amal Gereja
Aturan Baru China Wajibkan...
Aturan Baru China Wajibkan Uskup dan Pastor Serahkan Paspor
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
AS Sebut Iran Bisa Hidup...
AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?
Rekomendasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
Trump Ingin Jadi Paus...
Trump Ingin Jadi Paus Berikutnya, Pimpin Gereja Katolik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved