Istimewanya Saraswati Saat New Normal

Minggu, 12 Juli 2020 - 19:32 WIB
loading...
A A A
Seperti biasa, usai sembahyang, mereka makan bersama. Masing-masing keluarga membawa makanan yang sudah diatur dalam komunitas grup whatsapp. Thomas Matzger dan Sascha Meier menyumbang babi guling. “Dua keluarga ini jadi andalan untuk urusan babi guling,” kata Komang Permana.

Keluarga lainnya, ada yang membawa lawar (urap), tum (pepes), sayur nangkah, sate lilit, jaja uli (penganan untuk desert), dan kuliner Bali lainnya. “Kami merayakan bersama, semua juga ditanggung bersama,” kata Komang.

(Baca: Infeksi Covid-19 Mereda, Swiss Berencana Kembali Buka Perbatasan )

Swiss mulai melonggarkan lockdown-nya sejak akhir Juni. Pertemuan hingga 50 orang mulai diperbolehkan. Sebelumnya, semua kegiatan hanya dibatasi empat orang. “Itulah sebabnya, kami sangat bersyukur ketika 4 Juli ini sudah mulai ada pelonggaran,” kata Komang. Jika tidak, perayaan Saraswati ini tidak akan bisa dilaksanakan. “Kalau belum ada pelonggaran, ya kami akan merayakannya masing masing di rumah,” imbuhnya.

Kebersamaan, bagi komunitas Hindu Bali Swiss, cukup penting. Setelah kegiatan sakral usai, mereka masih berkumpul hingga petang. Keluarga Komang dan Arief Suherman baru undur diri menjelang tengah malam. Meskipun harus menempuh perjalanan sekitar dua jam, tidak terlihat kelelahan di wajah mereka. “Lelah tentu saja, tapi kami bahagia bisa berkumpul dengan teman teman, setelah tiga bulan terkurung dalam lockdown corona,” kata Arief Suherman.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Negara Paling Damai...
Di Negara Paling Damai di Dunia Ini, Setiap Warganya Memiliki Bunker
Penerbangan Trump ke...
Penerbangan Trump ke Davos Berbalik Arah ke Washington karena Masalah Listrik, Lampu Sempat Padam
Terungkap! Maduro Diam-diam...
Terungkap! Maduro Diam-diam Kirim 127 Ton Emas Venezuela ke Swiss, Ini Alasannya
Pesta Tahun Baru Swiss...
Pesta Tahun Baru Swiss Berujung Tragedi Kebakaran Mengerikan, 40 Tewas, 115 Luka
Rayakan Tahun Baru,...
Rayakan Tahun Baru, Kebakaran Tewaskan Beberapa Orang di Kota Resor Ski Swiss
Militer Thailand Hancurkan...
Militer Thailand Hancurkan Patung Dewa Hindu di Perbatasan Sengketa, Kamboja Marah
Nino Fernandez dan Steffi...
Nino Fernandez dan Steffi Zamora Ungkap Alasan Pindah ke Bali Bersama Putri Mereka
Iran Akan Gelar Acara...
Iran Akan Gelar Acara Pemakaman untuk Mendiang Pemimpin Tertinggi Khamenei di 3 Kota
Melunak, Trump Tiba-Tiba...
Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei
Rekomendasi
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved