Falujjah, Kota di Irak Akan Jadi Nama Kapal Angkatan Laut AS
Minggu, 01 Januari 2023 - 23:45 WIB
loading...
Falujjah, Kota di Irak Akan Jadi Nama Kapal Angkatan Laut AS. FOTO/Defense One
A
A
A
WASHINGTON - Kapal serbu amfibi Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) berikutnya akan diberi nama sesuai nama sebuah kota di Irak , Fallujah. Kota ini menjadi saksi beberapa pertempuran paling berdarah dalam perang Irak, ketika Marinir AS melawan ekstremis Al-Qaeda dalam pertempuran mematikan dari rumah ke rumah.
Sekretaris Angkatan Laut AS, Carlos Del Toro mengatakan, USS Fallujah akan memperingati apa yang kemudian dikenal sebagai "Pertempuran Fallujah Pertama dan Kedua". Ini mengikuti tradisi penamaan kapal serbu setelah pertempuran Korps Marinir atau kapal layar awal lainnya dan kapal induk.
Baca: Pasukan Keamanan Irak Tembak Mati Dua Demonstran di Nassiriya
“Merupakan suatu kehormatan untuk mengenang Marinir, tentara, dan mitra koalisi yang berjuang dengan gagah berani dan mereka yang mengorbankan hidup mereka selama kedua pertempuran di Fallujah,” kata Del Toro dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AP, Selasa (29/12/2022).
Terletak sekitar 65 kilometer dari Bagdad, kota ini menjadi basis pemberontakan Sunni anti-pemerintah setelah invasi pimpinan AS pada 2003 menggulingkan Saddam Hussein. Militan Al-Qaeda, yang bangkit melawan pemerintah yang didominasi Syiah di Bagdad, bertempur dalam dua pertempuran berdarah dengan pasukan AS di Fallujah pada tahun 2004 yang menewaskan lebih dari 100 orang Amerika dan melukai lebih dari 1.000 orang.
Sekretaris Angkatan Laut AS, Carlos Del Toro mengatakan, USS Fallujah akan memperingati apa yang kemudian dikenal sebagai "Pertempuran Fallujah Pertama dan Kedua". Ini mengikuti tradisi penamaan kapal serbu setelah pertempuran Korps Marinir atau kapal layar awal lainnya dan kapal induk.
Baca: Pasukan Keamanan Irak Tembak Mati Dua Demonstran di Nassiriya
“Merupakan suatu kehormatan untuk mengenang Marinir, tentara, dan mitra koalisi yang berjuang dengan gagah berani dan mereka yang mengorbankan hidup mereka selama kedua pertempuran di Fallujah,” kata Del Toro dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AP, Selasa (29/12/2022).
Terletak sekitar 65 kilometer dari Bagdad, kota ini menjadi basis pemberontakan Sunni anti-pemerintah setelah invasi pimpinan AS pada 2003 menggulingkan Saddam Hussein. Militan Al-Qaeda, yang bangkit melawan pemerintah yang didominasi Syiah di Bagdad, bertempur dalam dua pertempuran berdarah dengan pasukan AS di Fallujah pada tahun 2004 yang menewaskan lebih dari 100 orang Amerika dan melukai lebih dari 1.000 orang.
Lihat Juga :