Covid-19 Kembali Mewabah, WHO Minta China Transparan
Sabtu, 31 Desember 2022 - 07:16 WIB
loading...
A
A
A
Badan tersebut mengatakan bersedia memberikan dukungan di bidang-bidang ini, serta membantu mengatasi masalah keraguan vaksin.
"Pentingnya pemantauan, dan publikasi data yang tepat waktu, untuk membantu China dan komunitas global merumuskan penilaian risiko yang akurat dan untuk menginformasikan tanggapan yang efektif," WHO menekankan.
Kelompok penasehat teknis WHO tentang evolusi Covid-19 akan mengadakan pertemuan pada hari Selasa. Badan itu mengatakan telah mengundang para ilmuwan China untuk mempresentasikan data terperinci tentang pengurutan virus.
WHO mengatakan "dapat dimengerti" bahwa beberapa negara memberlakukan pembatasan baru pada orang yang bepergian dari China.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada hari Kamis bahwa diperlukan informasi yang lebih rinci untuk membuat penilaian risiko yang komprehensif terhadap situasi Covid-19 di China.
Baca: UE: Tes Covid-19 Bagi Pelancong China Tidak Dapat Dibenarkan
China mencabut sejumlah pembatasan Covid-19 setelah pecah aksi protes pada November lalu terhadap penguncian ketat di seluruh negara itu.
"Pentingnya pemantauan, dan publikasi data yang tepat waktu, untuk membantu China dan komunitas global merumuskan penilaian risiko yang akurat dan untuk menginformasikan tanggapan yang efektif," WHO menekankan.
Kelompok penasehat teknis WHO tentang evolusi Covid-19 akan mengadakan pertemuan pada hari Selasa. Badan itu mengatakan telah mengundang para ilmuwan China untuk mempresentasikan data terperinci tentang pengurutan virus.
WHO mengatakan "dapat dimengerti" bahwa beberapa negara memberlakukan pembatasan baru pada orang yang bepergian dari China.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada hari Kamis bahwa diperlukan informasi yang lebih rinci untuk membuat penilaian risiko yang komprehensif terhadap situasi Covid-19 di China.
Baca: UE: Tes Covid-19 Bagi Pelancong China Tidak Dapat Dibenarkan
China mencabut sejumlah pembatasan Covid-19 setelah pecah aksi protes pada November lalu terhadap penguncian ketat di seluruh negara itu.
Lihat Juga :