Kunjungi Kiev, Menhan Prancis Janjikan Lebih Banyak Dukungan untuk Ukraina

Kamis, 29 Desember 2022 - 13:26 WIB
loading...
Kunjungi Kiev, Menhan...
Kunjungi Kiev, Menhan Prancis Janjikan Lebih Banyak Dukungan untuk Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
KIEV - Menteri pertahanan Prancis , Sebastien Lecornu pada Rabu (28/12/2022) menjanjikan dukungan militer lebih lanjut untuk Ukraina . Ia bersikeras bahwa dukungan pemerintahnya pada Ukraina tidak akan padam.

Lecornu mengatakan, dukungan akan mencakup peralatan tentara Prancis dan dana 200 juta euro (USD212 juta) yang memungkinkan Ukraina membeli senjata. Prancis telah mengirimkan pasokan senjata ke Ukraina sejak Rusia menginvasi pada 24 Februari.

Baca: Rusia: Prancis dan Jerman Utang Kompensasi Genosida pada Warga Donbass

Lecornu mengatakan, Prancis memberikan peralatan militer dari tentara Prancis kepada tentara Ukraina, tetapi menyoroti bahwa ini tidak akan melemahkan pertahanan Prancis. Prancis dapat mengirimkan sistem pertahanan udara baru di masa depan, kata para pejabat, tanpa mengungkapkan rinciannya.

Sementara Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov menambahkan bahwa Prancis akan segera mulai melatih perwira udara Ukraina tentang cara menggunakannya.

Lecornu dan Reznikov tidak merinci sistem pertahanan udara baru mana yang dapat diberikan Prancis kepada Ukraina dalam waktu dekat. Tetapi, Lecornu kemudian menyebutkan sistem anti-rudal MAMBA yang dikembangkan bersama dengan Italia, menggambarkannya sebagai sistem pertahanan udara Patriot yang setara dengan Eropa yang telah diberikan AS kepada Ukraina.

Tidak seperti pemerintah AS, yang mengumumkan akan memberikan Patriot sebelum mengajari orang Ukraina cara menggunakannya, Prancis akan melatih orang Ukraina terlebih dahulu sehingga berpotensi memberikan sistem baru, seperti Mamba SAMP/T bersama dengan Italia, begitu mereka siap. untuk menggunakannya, kantor Lecornu menjelaskan kepada AP.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Trump Klaim Bikin Iran...
Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran
Rekomendasi
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Berbagi Kebahagiaan,...
Berbagi Kebahagiaan, Komunitas Pajero One Santuni Puluhan Anak Yatim
Berita Terkini
5 Pesan Penting dari...
5 Pesan Penting dari Iran saat Pemakaman Khamenei, Balas Dendam hingga Pemerintahan yang Solid
3 Alasan Mojtaba Tidak...
3 Alasan Mojtaba Tidak Menghadiri Pemakaman Ayahnya, Ada Indikasi Serangan Israel
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved