Didanai Jepang, Layanan Kereta Metro Pertama di Bangladesh Mulai Beroperasi
Kamis, 29 Desember 2022 - 11:10 WIB
loading...
Didanai Jepang, Layanan Kereta Metro Pertama di Bangladesh Mulai Beroperasi. FOTO/bdnews24
A
A
A
DHAKA - Bangladesh meluncurkan layanan kereta metro pertamanya, Rabu (28/12/2022), yang sebagian besar didanai oleh Jepang . Layanan Metro itu beroperasi di Dhaka, ibu kota padat penduduk.
Perdana Menteri Sheikh Hasina meresmikan layanan tersebut, didampingi oleh Duta Besar Jepang yang baru diangkat, Kiminori Iwama dan Ichiguchi Tomohide, kepala perwakilan Japan International Cooperation Agency, atau JICA.
Baca: Desak Pemilu Baru, Puluhan Ribu Pendukung Oposisi Bangladesh Turun ke Jalan
“Kami telah menambahkan kebanggaan lain pada mahkota rakyat Bangladesh hari ini. Bulu lain ditambahkan ke mahkota pembangunan Bangladesh,” kata Hasina saat peresmian, seperti dikutip dari AP.
Versi terbatas dari layanan metro diluncurkan pada hari Rabu, dan diperkirakan akan berkembang menjadi lebih dari 100 stasiun dan enam jalur yang melintasi kota pada tahun 2030. Bagian dari jalur pertama menghubungkan lingkungan utama di pinggiran Dhaka dengan pusat kota.
Proyek itu dibangun dengan harga USD2,8 miliar dan sebagian besar didanai oleh JICA. Jalur tersebut diperkirakan akan mengangkut 60.000 orang setiap jamnya saat beroperasi penuh, menurut dokumen proyek.
Dhaka adalah salah satu kota terpadat di dunia dengan lebih dari 20 juta orang yang berjuang untuk bepergian di jalan yang macet. Menurut sebuah penelitian oleh Universitas Teknik dan Teknologi Bangladesh, ekonomi di Dhaka kehilangan sekitar USD3 miliar setiap tahun karena kehilangan waktu kerja akibat kemacetan lalu lintas.
Perdana Menteri Sheikh Hasina meresmikan layanan tersebut, didampingi oleh Duta Besar Jepang yang baru diangkat, Kiminori Iwama dan Ichiguchi Tomohide, kepala perwakilan Japan International Cooperation Agency, atau JICA.
Baca: Desak Pemilu Baru, Puluhan Ribu Pendukung Oposisi Bangladesh Turun ke Jalan
“Kami telah menambahkan kebanggaan lain pada mahkota rakyat Bangladesh hari ini. Bulu lain ditambahkan ke mahkota pembangunan Bangladesh,” kata Hasina saat peresmian, seperti dikutip dari AP.
Versi terbatas dari layanan metro diluncurkan pada hari Rabu, dan diperkirakan akan berkembang menjadi lebih dari 100 stasiun dan enam jalur yang melintasi kota pada tahun 2030. Bagian dari jalur pertama menghubungkan lingkungan utama di pinggiran Dhaka dengan pusat kota.
Proyek itu dibangun dengan harga USD2,8 miliar dan sebagian besar didanai oleh JICA. Jalur tersebut diperkirakan akan mengangkut 60.000 orang setiap jamnya saat beroperasi penuh, menurut dokumen proyek.
Dhaka adalah salah satu kota terpadat di dunia dengan lebih dari 20 juta orang yang berjuang untuk bepergian di jalan yang macet. Menurut sebuah penelitian oleh Universitas Teknik dan Teknologi Bangladesh, ekonomi di Dhaka kehilangan sekitar USD3 miliar setiap tahun karena kehilangan waktu kerja akibat kemacetan lalu lintas.
Lihat Juga :