Krisis Energi, Uni Eropa Terancam Gelap Gulita

Rabu, 28 Desember 2022 - 00:16 WIB
loading...
Krisis Energi, Uni Eropa...
Krisis energi, Uni Eropa terancam gelap gulita. Foto/Ilutsrasi/Bloomberg
A A A
WINA - Uni Eropa (UE) hanya memiliki sedikit peluang untuk menghentikan pemadaman listrik di tengah krisis energi yang diperburuk oleh konflik Ukraina dan harus bersiap menghadapi dampaknya.

Demikian peringatan yang dikeluarkan oleh Menteri Pertahanan Austria Klaudia Tanner pada hari Selasa (27/12/2022).

Berbicara kepada Die Welt, menteri Austria itu menilai kemungkinan pemadaman listrik di beberapa bagian UE sebagai sangat tinggi dalam waktu dekat.

“Risiko pemadaman listrik yang meluas sekali lagi meningkat secara signifikan sebagai akibat dari perang Ukraina,” katanya.

“Pertanyaannya bukan apakah itu terjadi, tetapi kapan,” tegas sang menteri seperti dilansir dari Russia Today, Rabu (27/12/2022).

Baca: Ledakan Guncang Pipa Gas Utama Rusia, Harga Energi Eropa Menggila

Tanner juga mengklaim, tanpa memberikan bukti, bahwa bagi Presiden Rusia Vladimir Putin serangan peretas di jaringan energi Barat adalah bentuk “perang hibrida”.

“Kita tidak boleh berpura-pura bahwa ini hanya sebuah teori. Kita harus bersiap untuk pemadaman listrik di Austria dan Eropa,” ujarnya.

Menurut Tanner, militer Austria serta layanan pemerintah lainnya secara teratur melakukan latihan yang relevan. Mereka juga membangun kesadaran melalui kampanye untuk membagikan brosur kecil di tempat umum tentang apa yang harus dilakukan jika terjadi pemadaman listrik.

Ketika ditanya apakah tindakan seperti itu bisa memicu kepanikan, sang menteri menampik anggapan itu.

“Saya tahu ada garis tipis antara meningkatkan kesadaran dengan rasa proporsional dan membangkitkan rasa takut. Tapi saya pikir kami telah melakukannya dengan cukup baik sejauh ini,” tuturnya.

Baca: Uni Eropa Setujui Rangkaian Sanksi Baru untuk Rusia

Momok pemadaman listrik telah menghantui negara-negara Eropa selama beberapa bulan terakhir, karena benua itu telah terguncang di bawah krisis energi yang diperburuk oleh meroketnya harga bahan bakar akibat sanksi yang dijatuhkan Barat terhadap Rusia atas konflik Ukraina.

Awal bulan ini, media Jerman melaporkan bahwa Swiss sedang mempertimbangkan langkah untuk membatasi penggunaan kendaraan listrik guna menghemat energi.

Sekitar waktu yang sama, Xavier Piechaczyk, kepala regulator energi Prancis RTE, memperingatkan bahwa negara tersebut dapat menghadapi pemadaman bergilir karena suhu rendah dan permintaan energi yang tinggi. Risiko juga dapat diperburuk oleh penghentian pemeliharaan yang diperpanjang untuk beberapa reaktor nuklir seperti dilaporkan oleh Bloomberg pekan lalu.

Pada akhir November, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova bersikeras bahwa pembuat kebijakan UE hanya bisa menyalahkan diri mereka sendiri atas krisis energi yang sedang berlangsung.

Baca: Putin Sebut Uni Eropa Keset AS

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Malam Ini, Lampu Jalan...
Malam Ini, Lampu Jalan Protokol Jakarta hingga Monas Bakal Dipadamkan Sejam
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved