5 Keunggulan Tryzub, Senjata Laser Ukraina yang Mampu Menembak Jatuh Jet Tempur

Kamis, 19 Desember 2024 - 13:23 WIB
loading...
5 Keunggulan Tryzub,...
Tryzub merupakan senjata laser Ukraina yang mampu menembak jatuh jet tempur. Foto/X/@theworldtruthe
A A A
MOSKOW - Ukraina mengembangkan senjata laser yang mampu menembak jatuh target dari jarak lebih dari satu mil.

Berbicara di sebuah pertemuan puncak pertahanan di Kyiv minggu ini, Vadym Sukharevskyi, Komandan Angkatan Bersenjata Sistem Tak Berawak Ukraina mengatakan, "kita sudah dapat menembak jatuh pesawat dengan laser ini pada ketinggian lebih dari 2 kilometer (1,2 mil)."

"Ini benar-benar berfungsi, ini benar-benar ada," katanya, kantor berita Interfax-Ukraina. Dia menambahkan bahwa berbagai upaya sedang dilakukan untuk meningkatkan skala dan kemampuan senjata tersebut.

5 Keunggulan Tryzub, Senjata Laser Ukraina yang Mampu Menembak Jatuh Jet Tempur

1. Melambang Kekuatan Ukraina

Laser tersebut diberi nama Tryzub, atau dalam bahasa Ukraina berarti "trisula," yang mengacu pada simbol nasional Ukraina yang melambangkan kemerdekaan, kekuatan, dan persatuan.

Sukharevskyi tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang laser Tryzub dan CNN tidak dapat memverifikasi klaimnya. Namun, para ahli mengatakan kepada CNN bahwa keberadaan Tryzub "mungkin saja."

2. Memiliki Teknologi yang Serupa dengan AS

Patrick Senft dari Armament Research Services, konsultan intelijen teknis yang mengkhususkan diri dalam penelitian senjata dan amunisi, mengatakan kepada CNN bahwa meskipun sedikit yang diketahui tentang sistem Tryzub, "sangat mungkin bagi Ukraina untuk mengembangkan senjata berenergi terarah (DEW) fungsional yang mampu menghancurkan beberapa target udara."

"Hal ini khususnya dapat dicapai dengan menggunakan laser las komersial yang siap pakai yang dikombinasikan dengan teknologi lain yang tersedia," kata Senft, sambil menunjuk pada Sistem Senjata Laser (LaWS) milik Angkatan Laut AS yang telah beroperasi pada jarak yang sebanding sejak 2014.

Senft menjelaskan bahwa senjata berenergi terarah laser (DEW) khususnya efektif terhadap pesawat nirawak yang terbang rendah dan lambat yang digunakan oleh Rusia, karena pesawat nirawak tersebut terdiri dari komponen yang relatif rapuh dan rentan terhadap panas.

Baca Juga: Siapa Li Jianping? Koruptor Terbesar China yang Menilap Rp6,8 Triliun dan Dieksekusi Mati

3. Menghancurkan Komponen Penting pada Drone

UAV yang terbang rendah, seperti pesawat nirawak serang satu arah Shahed-136/Geran-2 yang memiliki ketinggian rendah dan pola terbang yang stabil "membuatnya sangat rentan terhadap paparan laser yang berkelanjutan," kata Senft, "karena senjata tersebut dapat memusatkan energi pada titik tertentu untuk menghancurkan komponen penting."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Bangun Permukiman Yahudi di Gaza
Rekomendasi
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
Nathalie Holscher Siap...
Nathalie Holscher Siap Menikah dengan Arpat, Akad Nikah Digelar Besok
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved