Putin Ungkap Ancaman terhadap Negara-negara Bekas Soviet
Selasa, 27 Desember 2022 - 15:04 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: FSB Habisi 4 Penyabotase asal Ukraina saat Coba Masuk Rusia
Terhadap latar belakang ini, dia menambahkan badan intelijen CIS dan lembaga keamanan lainnya telah terlibat dalam "kontak dekat".
Putin memang mengakui anggota CIS terkadang berselisih. “Namun yang utama adalah kita siap dan mau bekerja sama. Bahkan jika ada masalah yang muncul, kita berusaha menyelesaikannya sendiri, bersama-sama, sambil saling memberikan bantuan dan mediasi yang bersahabat,” papar dia.
Menurut pemimpin Rusia itu, “Memperdalam kerja sama antara anggota CIS sejalan dengan kepentingan mendasar rakyat negara kita, karena membantu mengatasi masalah sosial dan ekonomi sambil berkontribusi pada keamanan regional.”
Putin juga menunjukkan anggota CIS sangat erat dalam hal budaya dan sejarah, dengan bahasa Rusia menjadi “kekuatan pemersatu yang kuat, menyatukan negara multinasional kita.”
Terhadap latar belakang ini, dia menambahkan badan intelijen CIS dan lembaga keamanan lainnya telah terlibat dalam "kontak dekat".
Putin memang mengakui anggota CIS terkadang berselisih. “Namun yang utama adalah kita siap dan mau bekerja sama. Bahkan jika ada masalah yang muncul, kita berusaha menyelesaikannya sendiri, bersama-sama, sambil saling memberikan bantuan dan mediasi yang bersahabat,” papar dia.
Menurut pemimpin Rusia itu, “Memperdalam kerja sama antara anggota CIS sejalan dengan kepentingan mendasar rakyat negara kita, karena membantu mengatasi masalah sosial dan ekonomi sambil berkontribusi pada keamanan regional.”
Putin juga menunjukkan anggota CIS sangat erat dalam hal budaya dan sejarah, dengan bahasa Rusia menjadi “kekuatan pemersatu yang kuat, menyatukan negara multinasional kita.”
Lihat Juga :