Dilarang Kuliah, Mahasiswi Afghanistan Kecam Taliban: Kami Seperti Burung yang Dikurung

Sabtu, 24 Desember 2022 - 19:33 WIB
loading...
A A A
Sekarang, gerbang universitas menutup mereka.

Seorang penjaga keamanan Taliban mengatakan kepada AFP bahwa beberapa perempuan tidak mengetahui pengecualian itu sampai pagi.

"Kakak saya sedang belajar ilmu komputer...Saya tidak memberi tahu dia tadi malam. Saya tahu dia akan trauma," kata seorang mahasiswa hukum di Kabul, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena takut pembalasan.

"Itu benar-benar mengungkapkan buta huruf (Taliban) dan pengetahuan yang buruk tentang Islam dan hak asasi manusia. Jika situasinya terus seperti ini, masa depan akan lebih buruk. Semua orang takut," katanya.

Baca juga: Bawa-bawa Islam, Ini Alasan Aneh Taliban Larang Perempuan Kuliah

Di kota timur Jalalabad, beberapamahasiswa keluar dari ujian sebagai protes terhadap keputusan Taliban.

Sekembalinya mereka ke tampuk kekuasaan, Taliban telah berjanji untuk menjadi lebih fleksibel, tetapi mereka dengan cepat menegakkan kembali interpretasi Islam versi mereka yang keras yang menandai tugas pertama mereka berkuasa antara tahun 1996 hingga 2001.

Pembatasan terhadap perempuan telah berlipat ganda dalam beberapa bulan terakhir. Mereka dilarang dari sebagian besar pekerjaan pemerintah atau dibayar sedikit untuk tinggal di rumah, tidak diizinkan bepergian sendirian ke luar kota, dan dikecualikan dari taman dan kebun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Sabrina Chairunnisa...
Sabrina Chairunnisa Mundur dari S3 UI, Pilih Lanjut Kuliah di New York
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Infografis
Ketentuan Seragam dan...
Ketentuan Seragam dan 4 Hal yang Dilarang Selama MPLS 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved