Arab Saudi Dukung Penuh Pemulihan Stabilitas dan Kedaulatan Irak
Rabu, 21 Desember 2022 - 15:30 WIB
loading...
Ilustrasi
A
A
A
AMMAN - Arab Saudi berdiri berdampingan dengan Irak dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan. Arab Saudi juga berkomitmen untuk memulihkan status sejarah negara itu sebagai tempat lahirnya peradaban, sains, dan pengetahuan.
Penegasan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, Selasa (20/12/2022). Komentarnya disampaikan pada Konferensi Bagdad untuk Kerja Sama dan Kemitraan di Yordania. Konferensi itu mengumpulkan para pemimpin dari Timur Tengah dan Eropa untuk fokus memperkuat keamanan dan stabilitas di Irak.
Baca: Irak Musnahkan 6 Ton Narkoba, Penghancuran Terbesar Sejak 2009
Pangeran Faisal, yang memimpin delegasi Kerajaan di konferensi tersebut, menyampaikan pidato yang memuji kemauan politik Irak dan Perdana Menteri Mohammed Shia Al-Sudani dalam menghadapi kesulitan, Saudi Press Agency melaporkan.
“Kerajaan “menolak tindakan agresif apa pun” di wilayah Irak dan berkomitmen untuk memerangi terorisme serta ekstremisme di negara tersebut,” tegas Pangeran Faisal.
Dia menambahkan bahwa Kerajaan akan "berusaha keras" dalam mendukung kemajuan ekonomi dan pembangunan Irak, dengan mengatakan bahwa kemakmuran negara itu "terikat pada kemakmuran seluruh wilayah."
Pangeran Faisal juga mengatakan bahwa Kerajaan berkomitmen untuk mengembangkan rencana aksi bersama di bawah naungan Dewan Koordinasi Saudi-Irak, serta bekerja sama dengan pemerintah Irak untuk mempromosikan peluang investasi dalam energi terbarukan dan bersih, desalinasi air, dan pertanian.
Penegasan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, Selasa (20/12/2022). Komentarnya disampaikan pada Konferensi Bagdad untuk Kerja Sama dan Kemitraan di Yordania. Konferensi itu mengumpulkan para pemimpin dari Timur Tengah dan Eropa untuk fokus memperkuat keamanan dan stabilitas di Irak.
Baca: Irak Musnahkan 6 Ton Narkoba, Penghancuran Terbesar Sejak 2009
Pangeran Faisal, yang memimpin delegasi Kerajaan di konferensi tersebut, menyampaikan pidato yang memuji kemauan politik Irak dan Perdana Menteri Mohammed Shia Al-Sudani dalam menghadapi kesulitan, Saudi Press Agency melaporkan.
“Kerajaan “menolak tindakan agresif apa pun” di wilayah Irak dan berkomitmen untuk memerangi terorisme serta ekstremisme di negara tersebut,” tegas Pangeran Faisal.
Dia menambahkan bahwa Kerajaan akan "berusaha keras" dalam mendukung kemajuan ekonomi dan pembangunan Irak, dengan mengatakan bahwa kemakmuran negara itu "terikat pada kemakmuran seluruh wilayah."
Pangeran Faisal juga mengatakan bahwa Kerajaan berkomitmen untuk mengembangkan rencana aksi bersama di bawah naungan Dewan Koordinasi Saudi-Irak, serta bekerja sama dengan pemerintah Irak untuk mempromosikan peluang investasi dalam energi terbarukan dan bersih, desalinasi air, dan pertanian.
Lihat Juga :