Terungkap, Twitter Bantu Langsung Kampanye Propaganda Pentagon

Rabu, 21 Desember 2022 - 13:02 WIB
loading...
A A A
Email lain yang diperoleh The Intercept menunjukkan pejabat tinggi Twitter, termasuk mantan kepala kepercayaan dan keamanan, Yoel Roth, pengacara Stacia Cardille, dan wakil penasihat umum Jim Baker, membahas kolusi tersebut sebagai "berpotensi bermasalah" di tahun-tahun berikutnya, tetapi memungkinkan banyak akun itu untuk tetap aktif.

Dalam satu email, Baker berspekulasi, "DoD mungkin ingin memberi kami jadwal untuk mematikannya lebih lama yang tidak akan mengganggu operasi yang sedang berlangsung atau mengungkapkan koneksi mereka ke DoD."

Namun, tidak satu pun email yang diberikan kepada The Intercept menjelaskan apa yang sebenarnya dibahas pada pertemuan rahasia dengan para pejabat Pentagon.

Kampanye pengaruh tampaknya terkait dengan operasi berskala lebih besar yang berjalan di luar beberapa lusin akun Twitter itu dan di banyak platform internet lainnya, termasuk Facebook, YouTube, dan Telegram, seperti yang awalnya disorot para peneliti di Graphika dan Stanford Internet Observatory pada Agustus lalu, dan dikuatkan investigasi Washington Post pada bulan September.

Dipelopori jurnalis Matt Taibbi dan sesama reporter Bari Weiss, File Twitter telah diterbitkan secara bergulir dengan restu dari pemilik baru situs tersebut, pengusaha miliarder Elon Musk.

Sampai saat ini dokumen tersebut telah menjelaskan beberapa keputusan kontroversial yang dibuat perusahaan, termasuk materi seputar penangguhan mantan Presiden Donald Trump, praktik larangan bayangan, serta larangan di seluruh situs pada laporan New York Post tentang urusan bisnis asing Hunter Biden, putra Presiden Joe Biden.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Raja Charles Senang...
Raja Charles Senang Inggris Punya Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa
Rekomendasi
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Infografis
Terungkap Rencana Rahasia...
Terungkap Rencana Rahasia Golden Dome, Perisai Rudal Canggih AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved