Anggota Kongres AS: NATO Bisa Hancurkan Rusia Hanya dalam 3 Hari

Rabu, 21 Desember 2022 - 00:25 WIB
loading...
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres Amerika Serikat Adam Kinzinger sebut NATO dapat menghancurkan dan mengalahkan Rusia hanya dalam tiga hari. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Anggota Kongres Amerika Serikat (AS) Adam Kinzinger mengatakan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dapat menghancurkan dan mengalahkan Rusia hanya dalam tiga hari.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah lama mempermasalahkan NATO—koalisi militer pemerintah Barat termasuk sebagian besar Eropa dan Amerika Serikat—meningkatkan kekhawatiran tentang pengaruh Barat yang meluas dalam beberapa bulan menjelang perang Ukraina. Secara khusus, pemimpin Rusia itu menentang kemungkinan Ukraina bergabung dengan aliansi tersebut.

Para ahli telah menyuarakan keprihatinan bahwa perang Rusia-Ukraina dapat meningkat menjadi konflik yang lebih besar dengan NATO.

Baca juga: Sekjen NATO Khawatir Perang Ukraina Menjadi Konflik yang Lebih Luas

Jika Putin menyerang negara anggota NATO, negara tersebut dapat menggunakan Pasal 5 Piagam NATO—yang menyatakan; "Serangan terhadap satu sekutu dianggap sebagai serangan terhadap semua sekutu"—yang pada dasarnya berarti tanggapan militer dari semua anggota dapat dimulai.

Kinzinger, seorang Republikan Illinois, mempertimbangkan seperti apa konflik NATO-Rusia itu, menanggapi tweet yang mempertanyakan mengapa NATO belum mengalahkan Rusia.

"Saya berharap ini lelucon. NATO vs Rusia akan menjadi seperti operasi tiga hari yang nyata," tulis anggota Parlemen Amerika itu, seperti dikutip Newsweek, Selasa (20/12/2022).

Kinzinger telah menjadi pendukung vokal Ukraina selama konflik. Pada bulan April, dia menyebut anggota partainya sendiri fokus menyerang Disney meskipun genosida terjadi di Ukraina.

"Ada genosida yang terjadi di Ukraina dan kemarahan atas apa yang terjadi di Walt Disney," kata Kinzinger pada saat itu, mengacu pada pertempuran antara Disney dan Partai Republik Florida atas undang-undang anti-LGBTQ [lesbian, gay, biseksual, transgender, queer] setempat.

"Kalian pantas mendapatkan yang lebih baik," katanya lagi.

Baca juga: Habis-habisan Bantu Ukraina, NATO Dihantam Krisis Senjata

Sementara banyak negara anggota NATO telah memberi Ukraina bantuan militer dan kemanusiaan selama konflik, mereka tidak terlibat perang langsung.

Komunitas internasional sebagian besar percaya pengiriman pasukan mereka ke Ukraina kemungkinan akan menyebabkan eskalasi perang.

Namun, karena Ukraina bukan anggota NATO, invasi Rusia tidak akan menarik respons militer NATO.

Pada bulan November, kekhawatiran tentang keterlibatan NATO tumbuh setelah rudal menghantam sebuah desa di Polandia—yang merupakan bagian dari aliansi—yang menewaskan dua orang. Laporan pada awalnya muncul bahwa rudal itu diproduksi oleh Rusia, tetapi pihak berwenang akhirnya menyimpulkan bahwa rudal itu ditembakkan secara tidak sengaja oleh sistem pertahanan Ukraina dalam upaya untuk melumpuhkan serangan rudal Rusia pada infrastruktur sipil.

Baik Rusia dan NATO telah memperingatkan tentang potensi eskalasi dalam beberapa pekan terakhir.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan dalam sebuah wawancara dengan penyiar NRK awal Desember bahwa dia khawatir "tidak ada keraguan" NATO dan Rusia dapat berperang besar atas Ukraina.

"Saya khawatir perang di Ukraina akan lepas kendali, dan menyebar menjadi perang besar antara NATO dan Rusia," katanya. "Jika ada yang salah,itu bisa menjadi sangat salah."

Sementara itu, Konstantin Sivkov, seorang pengamat di televisi pemerintah Rusia, yang sebagian besar berfungsi sebagai mesin propaganda Putin setelah Kremlin menindak kritik awal tahun ini, meminta Moskow untuk mempersiapkan lebih banyak rudal untuk konflik melawan NATO.

“Kita perlu menghasilkan sistem senjata yang lebih kuat dan modern, mengingat bentrokan dengan NATO yang tak terhindarkan dalam waktu dekat,” kata Sivkov.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Presiden Prabowo Jadi...
Presiden Prabowo Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Berita Terkini
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved