Habis-habisan Bantu Ukraina, NATO Dihantam Krisis Senjata

Rabu, 14 Desember 2022 - 04:38 WIB
loading...
Habis-habisan Bantu...
Habis-habisan bantu Ukraina, NATO dihantam krisis senjata. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Hampir semua negara NATO melihat persediaan senjata dan amunisi yang menipis karena jumlah bantuan yang mereka kirim ke Ukraina . Hal itu diungkapkan Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk blok tersebut Julianne Smith.

Menghadapi hal itu, AS, NATO, dan Uni Eropa (UE) semuanya berupaya mendesak industri militer Barat untuk meningkatkan produksi guna mengatasi kekurangan tersebut.

Berbicara di sebuah acara yang diselenggarakan oleh think-tank CSIS, Smith menggunakan contoh Estonia, yang telah memberikan bantuan dalam jumlah besar ke Ukraina dan sekarang menghadapi beberapa kekurangan yang sangat nyata.

“Mereka tidak sendirian. Kami melihat bahwa di seluruh aliansi tertulis besar,” kata perwakilan tetap AS untuk NATO itu seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (14/12/2022).

Baca: Bos NATO: Kepercayaan antara Barat dan Rusia Telah Hancur!

Sementara "grup kontak" untuk Ukraina difokuskan pada pengorganisasian pengiriman ke Kiev, kata Smith, NATO telah menugaskan Konferensi Direktur Persenjataan Nasional (CNAD) untuk menangani masalah penurunan stok di seluruh aliansi. Sementara itu, UE telah meluncurkan inisiatif terpisah yang ditujukan untuk industri militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS
Rekomendasi
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Berita Terkini
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Infografis
Tentara China Ikut Perang...
Tentara China Ikut Perang Bantu Rusia Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved