Zelensky: Ukraina Sedang dalam Proses Peroleh Sistem Rudal Patriot AS

Senin, 19 Desember 2022 - 07:01 WIB
loading...
Zelensky: Ukraina Sedang...
Presiden Volodymyr Zelensky sebut Ukraina sedang dalam proses memperoleh sistem pertahanan rudal Patriot dari Amerika Serikat. Foto/REUTERS/Ints Kalnins
A A A
KIEV - Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan Ukraina sedang dalam proses memperoleh sistem pertahanan rudal Patriot dari Amerika Serikat (AS).

Rusia sudah mengancam akan menargetkan senjata pertahanan canggih itu jika benar-benar dikerahkan ke Ukraina.

“Prosesnya sedang berlangsung dan saya pribadi terlibat di dalamnya. Ini sangat diperlukan...(dan) penting bagi kami,” kata Zelensky kepada media Prancis yang dilansir kantor berita Ukraina, Ukrinform, Senin (19/12/2022).

Pemimpin Ukraina itu mengatakan dia terlibat langsung dalam masalah ini karena hubungan pribadinya dengan Presiden AS Joe Biden.

Baca juga: AS Hendak Kirim Sistem Rudal Patriot ke Ukraina, Ini Peringatan Keras Rusia

Menurut Zelensky, dia juga telah berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron tentang sistem rudal Crotale yang diterima Ukraina dari Prancis bulan lalu.

“Saya tidak tahu bagaimana fungsinya di lapangan, mereka belum dikerahkan,” kata Zelensky.

Dia mengatakan Kiev juga sedang menunggu keputusan dari Italia dan Prancis tentang pengiriman sistem pertahanan udara SAMP/T Mamba.

Sementara itu, terkait situasi di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia, pemimpin Ukraina mengeklaim ada 500 tentara Rusia yang dikerahkan di daerah tersebut.

"Mengenai apa yang terjadi di sana, saya pikir semuanya tergantung pada 500 petarung ini,” ujarnya.

Di tempat lain, perusahaan energi nasional Ukraina; Ukrenergo, mengumumkan bahwa semua pembangkit nuklir di negara itu bekerja sesuai kapasitasnya, kecuali Zaporizhzhia, yang terus dalam "mode mati".

Baca juga: Media Rusia Ledek Sistem Rudal Patriot AS Hendak Dikirim ke Ukraina: Pernah Kebobolan di Saudi

Operator nuklir milik negara Rusia, Rosenergoatom, pada hari Sabtu mengumumkan dimulainya pembangunan "bantalan pengaman" untuk melindungi tempat penyimpanan limbah nuklir di Zaporizhzhia.

Zaporizhzhia, pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa dan salah satu dari 10 pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di dunia, telah berada di bawah kendali pasukan Rusia sejak Maret, segera setelah dimulainya perang di Ukraina.

Ketakutan akan bencana nuklir tetap ada di tengah laporan penembakan di sekitar area tersebut.

Pada hari Jumat, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Vershinin mengatakan putaran baru pembicaraan dengan Badan Energi Atom Internasional tentang situasi di Zaporizhzhia akan segera diadakan di Moskow.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved