Erdogan: Hagia Sophia Jadi Masjid setelah Keputusan Pengadilan
Jum'at, 10 Juli 2020 - 23:05 WIB
loading...
A
A
A
“Keputusan kabinet pada 1934 yang menghentikan pemakaian gedung sebagai masjid dan menyatakannya sebagai museum tidak sesuai dengan hukum,” papar keputusan pengadilan, merujuk pada dekrit yang ditandatangani Ataturk.
Asosiasi yang membawa kasus itu ke pengadilan menyatakan Hagia Sophia merupakan properti pemimpin Ottoman yang menguasai kota itu pada 1453 dan mengubah gereja Bizantium umur 900 tahun itu menjadi masjid.
Erdogan mengkampanyekan perubahan status gedung itu sebelum pemilu lokal tahun lalu. (Baca Juga: Walikota Seoul Tulis Surat Minta Maaf Sebelum Ditemukan Meninggal)
Kekaisaran Ottoman membangun beberapa menara di sekitar struktur kubah, sementara bagian dalam ditambahi beberapa kaligrafi besar dengan nama-nama sejumlah khalifah Islam di sepanjang ikonografi Kristen kuno. (Lihat Infografis: Pesawat-Pesawat Canggih yang Masuk Daftar Beli Indonesia)
Gereja Orthodoks Rusia menyesalkan pengadilan tidak mempertimbangkan kekhawatiran mereka saat membuat keputusan. Mereka menyatakan keputusan itu dapat memicu perpecahan lebih besar. (Lihat Video: Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya)
Asosiasi yang membawa kasus itu ke pengadilan menyatakan Hagia Sophia merupakan properti pemimpin Ottoman yang menguasai kota itu pada 1453 dan mengubah gereja Bizantium umur 900 tahun itu menjadi masjid.
Erdogan mengkampanyekan perubahan status gedung itu sebelum pemilu lokal tahun lalu. (Baca Juga: Walikota Seoul Tulis Surat Minta Maaf Sebelum Ditemukan Meninggal)
Kekaisaran Ottoman membangun beberapa menara di sekitar struktur kubah, sementara bagian dalam ditambahi beberapa kaligrafi besar dengan nama-nama sejumlah khalifah Islam di sepanjang ikonografi Kristen kuno. (Lihat Infografis: Pesawat-Pesawat Canggih yang Masuk Daftar Beli Indonesia)
Gereja Orthodoks Rusia menyesalkan pengadilan tidak mempertimbangkan kekhawatiran mereka saat membuat keputusan. Mereka menyatakan keputusan itu dapat memicu perpecahan lebih besar. (Lihat Video: Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya)
(sya)
Lihat Juga :