Aksi Protes Landa Peru, Ratusan Turis Terjebak di Machu Picchu

Jum'at, 16 Desember 2022 - 07:35 WIB
loading...
Aksi Protes Landa Peru,...
Ratusan turis terjebak di Machu Picchu setelah aksi protes melanda Peru. Foto/The Telegraph
A A A
LIMA - Ratusan turis terjebak di kota kuno Machu Picchu saat aksi protes pecah di Peru . Peru telah memberlakukan keadaan darurat setelah akibat dari aksi protes dengan kekerasan menyusul penangkapan dramatis presidenterguling Pedro Castilo.

Jalur kereta api yang menjadi satu-satunya jalan masuk dan keluar dari situs Warisan Dunia itu telah diblokir oleh pengunjuk rasa, menyebabkan sekitar 800 turis terjebak di dalam selama dua hari.

Jalur kereta api antara Machu Picchu dan kota Cuzco, satu-satunya jalan keluar kota, telah ditangguhkan sejak Selasa, setelah pengunjuk rasa mencoba menguasai bandara Cuzco.

Wali Kota Machu Picchu menyerukan dukungan dari pemerintah pusat, dan juga berusaha mendapatkan helikopter untuk membawa turis ke luar kota.

Para turis berada di kota modern Machu Picchu di kaki gunung, dengan persediaan makanan dan air yang menipis.

Baca: Krisis Politik Semakin Dalam, Peru Umumkan Keadaan Darurat

"Hotel kami memberi tahu kami bahwa mereka akan mengurangi persediaan makanan dan hanya menawarkan telur serta kopi sampai persediaan datang ke kota karena pasar semakin menipis," ujar Diane Thao, seorang turis Amerika di kota tempat kereta ke Machu Picchu tiba, seperti dikutip LBC dari The Telegraph, Jumat (16/12/2022).

Turis lain mengatakan mengaku khawatir karena dia berada di kota bersama anak-anaknya, dan dia peduli dengan keselamatan mereka.

Aksi demonstrasi dimulai setelah presiden sayap kiri Pedro Castillo berusaha membubarkan parlemen dan memerintah dengan keputusan.

Dia dimakzulkan dan dituduh melakukan pemberontakan serta konspirasi, tuduhan yang membawa hukuman penjara hingga sepuluh tahun.

Namun hal itu membuat marah para pendukungnya, banyak di antaranya berasal dari masyarakat adat Peru, yang memilih Castillo tahun lalu dengan mayoritas sangat kecil, dalam pemilihan yang dipandang sebagai penolakan terhadap elite politik tradisional negara itu.

Baca: Presiden Peru Pedro Castillo Digulingkan Secara Dramatis, Digantikan Dina Boluarte

Aksi protes dan bentrokan berikutnya dengan pasukan keamanan telah menyebabkan tujuh orang tewas dan 200 orang terluka.

Mantan presiden Castillo awalnya ditangkap dan ditahan selama tujuh hari, tetapi jaksa penuntut meminta dia ditahan selama 18 bulan sebelum diadili.

Para pengunjuk rasa menuntut agar Castillo dibebaskan dan presiden baru Dina Boluarte mengundurkan diri. Boluarte mengatakan dia akan memajukan pemilu yang direncanakan pada Juli 2026 menjadi Desember 2023.

Ini bukan satu-satunya peristiwa saat wisatawan terkena dampak krisis politik di Peru dalam beberapa bulan terakhir.

Sebelumnya sekitar 70 orang ditahan di atas kapal pada awal November oleh anggota orang-orang Cuninico yang memprotes tumpahan minyak.

Baca: Siapakah Dina Boluarte, Presiden Wanita Pertama Peru?
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Wali Kota Ini Tewas...
Wali Kota Ini Tewas Diberondong Tembakan Pembunuh Bayaran saat Berangkat ke Kantor
Krisis Politik Guncang...
Krisis Politik Guncang Inggris, PM Keir Starmer Dilaporkan Bakal Mundur
Rakyat Kuba Sudah Marah...
Rakyat Kuba Sudah Marah karena Krisis Energi! Kantor Partai Komunis Dijarah
Unjuk Rasa di DPR, Massa...
Unjuk Rasa di DPR, Massa HMI Bawa Boneka Jelangkung
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved