Cerita Rakyat Ukraina Waswas Dibom Nuklir Rusia: Siapkan Bunker hingga Makanan

Kamis, 15 Desember 2022 - 18:22 WIB
loading...
A A A
Yuliya Balashevka, yang mengepalai Departemen Kesiapsiagaan Darurat dan Pemantauan Radiasi Pusat Ilmiah dan Teknis Negara untuk Keamanan Nuklir dan Radiasi di Kiev, mengatakan nasihat seperti itu rumit, dan bahkan jika diikuti, peluang bertahan hidup tidak tinggi.

Menurutnya, tanpa mengetahui ukuran perangkat nuklir yang mungkin digunakan atau lokasi yang mungkin terkena, sulit untuk mengetahui persiapan apa yang harus dilakukan.

Perangkat nuklir taktis terkecil Rusia yang dijatuhkan di pusat Kiev akan membuat sebagian besar kota tidak terpengaruh. Perangkat yang lebih besar akan memiliki dampak yang jauh lebih dahsyat.

Bagaimanapun, kata Balashevka, masih ada harapan. Bahkan dengan bom yang lebih besar, akan ada jeda antara 5 dan 15 menit antara gelombang kejut dan reruntuhan, memberikan waktu bagi orang yang selamat dari ledakan awal untuk berlindung.

“Anda jangan putus asa. Anda tidak menghadapi kematian segera,” katanya.

Itulah yang diandalkan Dmytruk dengan persiapan yang dilakukannya. Dia berasumsi dia akan memiliki waktu hingga satu jam untuk pulang, mengambil ranselnya dan berlari ke stasiun kereta bawah tanah terdekat yang jaraknya lebih dari setengah mil.

Dia telah mengemas cukup makanan kering dan air untuk bertahan seminggu, bersama dengan pakaian dalam termal, kompor gas, kantong tidur, pil yodium, perangkat rumit yang mencakup senter, radio FM, dan pengisi daya pemutar.

Ada juga kompas untuk membantu mengetahui arah angin dan radio dua arah untuk tetap berhubungan dengan teman-teman yang memiliki persiapan serupa.

Tidak semua warga Kiev menanggapi ancaman itu dengan sangat serius. Sebuah saluran Telegram memanggil penduduk untuk pesta seks di puncak bukit Kiev jika terjadi serangan nuklir. Undangan itu telah menarik 15.000 orang sebelum dihapus dari platform media sosial.

Menurut Huk, beberapa mengabaikan ancaman bom nuklir Rusia, mengatakan bahwa jika ada serangan semacam itu, semua orang akan mati.

Huk mengkhawatirkan teman-temannya. Dia berharap dapat mengakomodasi semua staf dan pelanggan bar yang dia jalankan di ruang bawah tanah gedung dan telah menambahkan pembuka botol ke tas punggungnya untuk dapat mengakses anggur yang disimpan di sana.

Sulima dan suaminya berharap mereka punya waktu untuk melarikan diri ke sebuah rumah di pedesaan yang baru saja mereka sewa. Mereka menyimpan perlengkapan bertahan hidup di bagasi mobil mereka, dan berencana membawanya ke apartemen mereka jika tidak ada waktu untuk melarikan diri. “Saya merasa saya telah melakukan semua yang saya bisa untuk bersiap,” katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved