Cerita Rakyat Ukraina Waswas Dibom Nuklir Rusia: Siapkan Bunker hingga Makanan
Kamis, 15 Desember 2022 - 18:22 WIB
loading...
Pavlo Huk, warga Kiev, Ukraina, siapkan bunker untuk perlindungan dari kemungkinan serangan bom nuklir Rusia. Foto/Anastasia Vlasova via Washington Post
A
A
A
KIEV - Jika Ibu Kota Ukraina ; Kiev, dibom nuklir oleh Rusia , ketakutan terbesar Serhiy Dmytruk adalah dia akan selamat dari ledakan itu tetapi tetap mati karena kelaparan, kehausan atau kedinginan.
Dmytruk adalah satu dari sekian banyak warga Kiev yang telah bersiap untuk berlindung di bunker untuk mengantisipasi dari apa yang mereka takutkan.
Jadi Dmytruk telah mengumpulkan apa yang dia sebut "ransel nuklir", dijejali dengan bekal yang cukup dan perlengkapan bertahan hidup untuk menopangnya selama seminggu.
Pavlo Huk, warga Kiev lainnya, yang telah menyusun paket serupa, sedang membangun bunker atau ruang bawah tanah di rumahnya dan tempat kerjanya. Dia telah menyewa sebuah rumah di pedesaan, berencana untuk melengkapinya dengan generator, makanan, dan bahan bakar.
Baca juga: Komandan Rusia Sarankan Senjata Nuklir Opsi Tunggal untuk Menangkan Perang Ukraina
Kekhawatirannya adalah teman dan kerabat yang mengabaikan ancaman bom nuklir Rusia akan mati karena mereka tidak mengambil tindakan pencegahan yang sama.
Natalia Sulima, juga warga Kiev, hanya takut bahwa dia akan dipisahkan dari putranya yang berusia 5 tahun, Misha, dan dia telah melatihnya tentang pentingnya mengikuti orang dewasa ke tempat perlindungan setiap kali sirene berbunyi.
Dia tidak akan membiarkannya keluar tanpa "ransel nuklir" versinya sendiri; tas sekolah berisi mainan Transformers, makanan ringan, dan buku favoritnya: "The Boy Who Lives With Dragons.”
“Saya tidak percaya kita harus melakukan ini. Di abad ke-21,” kata Sulima, seperti dikutip dari Washington Post, Kamis (15/12/2022).
Pada tingkat yang berbeda-beda, penduduk Kiev merenungkan kemungkinan yang dulunya tidak terpikirkan bahwa kota mereka dapat menjadi sasaran bom nuklir.
Referensi yang tidak menyenangkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa dia siap untuk menggunakan "semua cara yang diperlukan" untuk menang di Ukraina dan seringnya obrolan di acara bincang-bincang televisi Rusia yang menganjurkan penggunaan senjata nuklir telah memberikan alasan untuk kekhawatiran tersebut.
Baca juga: Putin: Negara yang Serang Rusia dengan Senjata Nuklir Akan Lenyap dari Muka Bumi
Para pakar militer menilai risiko serangan nuklir kecil, dan pejabat Pentagon mengatakan mereka tidak melihat bukti bahwa Rusia sedang membuat persiapan untuk melakukannya.
Dmytruk adalah satu dari sekian banyak warga Kiev yang telah bersiap untuk berlindung di bunker untuk mengantisipasi dari apa yang mereka takutkan.
Jadi Dmytruk telah mengumpulkan apa yang dia sebut "ransel nuklir", dijejali dengan bekal yang cukup dan perlengkapan bertahan hidup untuk menopangnya selama seminggu.
Pavlo Huk, warga Kiev lainnya, yang telah menyusun paket serupa, sedang membangun bunker atau ruang bawah tanah di rumahnya dan tempat kerjanya. Dia telah menyewa sebuah rumah di pedesaan, berencana untuk melengkapinya dengan generator, makanan, dan bahan bakar.
Baca juga: Komandan Rusia Sarankan Senjata Nuklir Opsi Tunggal untuk Menangkan Perang Ukraina
Kekhawatirannya adalah teman dan kerabat yang mengabaikan ancaman bom nuklir Rusia akan mati karena mereka tidak mengambil tindakan pencegahan yang sama.
Natalia Sulima, juga warga Kiev, hanya takut bahwa dia akan dipisahkan dari putranya yang berusia 5 tahun, Misha, dan dia telah melatihnya tentang pentingnya mengikuti orang dewasa ke tempat perlindungan setiap kali sirene berbunyi.
Dia tidak akan membiarkannya keluar tanpa "ransel nuklir" versinya sendiri; tas sekolah berisi mainan Transformers, makanan ringan, dan buku favoritnya: "The Boy Who Lives With Dragons.”
“Saya tidak percaya kita harus melakukan ini. Di abad ke-21,” kata Sulima, seperti dikutip dari Washington Post, Kamis (15/12/2022).
Pada tingkat yang berbeda-beda, penduduk Kiev merenungkan kemungkinan yang dulunya tidak terpikirkan bahwa kota mereka dapat menjadi sasaran bom nuklir.
Referensi yang tidak menyenangkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa dia siap untuk menggunakan "semua cara yang diperlukan" untuk menang di Ukraina dan seringnya obrolan di acara bincang-bincang televisi Rusia yang menganjurkan penggunaan senjata nuklir telah memberikan alasan untuk kekhawatiran tersebut.
Baca juga: Putin: Negara yang Serang Rusia dengan Senjata Nuklir Akan Lenyap dari Muka Bumi
Para pakar militer menilai risiko serangan nuklir kecil, dan pejabat Pentagon mengatakan mereka tidak melihat bukti bahwa Rusia sedang membuat persiapan untuk melakukannya.
Lihat Juga :