Cerita Rakyat Ukraina Waswas Dibom Nuklir Rusia: Siapkan Bunker hingga Makanan

Kamis, 15 Desember 2022 - 18:22 WIB
loading...
A A A
Ancaman itu mungkin semakin berkurang setelah Putin mengatakan kepada wartawan Rusia pada Rabu pekan lalu bahwa Rusia tidak "gila" dengan masalah senjata nuklir dan menyadari implikasi serius dari penggunaannya.

“Kami memiliki sarana ini, mereka dalam bentuk yang lebih maju dan modern daripada negara nuklir lainnya, ini jelas,” kata Putin, tanpa mengesampingkan bahwa Rusia akan menggunakan perangkat nuklir.

“Tapi kami tidak akan mengacungkan senjata ini seperti pisau cukur, berkeliaran di seluruh dunia.”

Namun, bagi banyak penduduk Kiev, Ibu Kota Ukraina yang ingin ditaklukkan Rusia, risikonya cukup untuk menjamin setidaknya beberapa rencana darurat.

Dmytruk mengatakan sebagian besar orang Ukraina tidak yakin bahwa Rusia akan menginvasi, meskipun sering mendapat peringatan dari Amerika Serikat, dan tertegun ketika perang benar-benar pecah.

“Sekarang semua orang percaya tidak akan ada perang nuklir,” katanya. “Tetapi jika Rusia ingin melakukannya, Rusia akan melakukannya.”

Dia menambahkan: "Baik untuk dipersiapkan."

Kiev sudah memiliki jaringan tempat perlindungan serangan nuklir dalam bentuk sistem kereta bawah tanahnya, yang dibangun oleh Soviet selama Perang Dingin untuk berfungsi ganda sebagai bunker nuklir—termasuk stasiun terdalam di dunia, Arsenalna, 346 kaki di bawah tanah.

Provinsi ini sedang menyiapkan 425 tempat penampungan tambahan untuk melayani mereka yang tinggal di luar kota, melengkapi mereka dengan makanan, air, dan peralatan radio. Demikian disampaikan Gubernur Daerah Kiev, Oleksiy Kuleba.

Tapi, Kuleba mengakui tempat penampungan tidak akan memiliki ruang untuk semua orang, dan pihaknya akan menutup pintunya lima menit sebelum ledakan yang diantisipasi untuk melindungi orang-orang di dalam dari dampak radiasi.

Untuk semua orang, pemerintah telah mengeluarkan saran terperinci tentang langkah-langkah yang harus diambil untuk bertahan hidup. Berikut bunyinya:

"Jika berada di jalan, dalam keadaan apa pun Anda tidak boleh melihat ledakan yang dapat menyebabkan kebutaan. Berbaring di tanah, telungkup, dengan kaki ke arah ledakan. Tutupi semua bagian tubuh Anda yang terbuka; tunggu gelombang ledakan lewat; perhatikan ke arah mana angin bertiup. Kemudian, bergerak ke arah tegak lurus dengan arah angin untuk menemukan beberapa bentuk tempat berlindung di dalam ruangan, sebaiknya di dalam ruangan.

Sebelum memasuki ruangan, lepaskan pakaian luar Anda dan masukkan ke dalam kantong plastik. Begitu masuk, tutup pintu dan jendela dengan lakban. Bawalah radio dan dengarkan saran kapan aman untuk keluar, karena jaringan seluler kemungkinan tidak akan berfungsi."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Ayahanda Jatuh Sakit,...
Ayahanda Jatuh Sakit, Alasan Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved