Kanselir Jerman Hendak Dibunuh Komplotan Perencana Kudeta

Kamis, 15 Desember 2022 - 10:04 WIB
loading...
Kanselir Jerman Hendak...
Pangeran Reuss Heinrich XIII akan mengambil alih kendali di Jerman jika kudeta berhasil. Foto/REUTERS
A A A
BERLIN - Nyawa Kanselir Jerman Olaf Scholz akan berada dalam bahaya besar seandainya polisi tidak menggagalkan dugaan persiapan kudeta oleh “Citizens of the Reich”.

New York Times (NYT) melaporkan hal itu menyusul penggerebekan besar-besaran di berbagai daerah di seluruh negeri pekan lalu.

Menurut laporan NYT, kelompok tersebut telah menimbun banyak senjata api dan berencana menyerbu parlemen.

Dalam artikelnya pada Selasa (13/12/2022), NYT, mengutip tiga pejabat yang "mengetahui penyelidikan" itu.

Baca juga: Hina Erdogan, Wali Kota Istanbul Divonis 2 Tahun Penjara

Menurut sumber itu, dokumen yang ditemukan di tempat milik para konspirator menunjukkan kelompok tersebut bermaksud membunuh Scholz.

Di antara surat-surat yang disita dilaporkan lebih dari 100 perjanjian kerahasiaan yang bersumpah kepada para penandatangan untuk merahasiakan rencana-rencana ini di bawah hukuman mati.

Menurut sumber NYT, penggerebekan itu menjaring 40 senjata api dan pihak berwenang menduga lebih banyak senjata mungkin disembunyikan di tempat persembunyian.

Baca juga: Trump akan Buat Pengumuman Besar Hari Ini: Amerika Butuh Superhero!

Selain itu, tersangka otak perencana kudeta, Pangeran Reuss Heinrich XIII yang akan mengambil alih kendali di Jerman jika kudeta berhasil, konon mencoba menjalin hubungan dengan konsulat Rusia di kota Leipzig.

Pria itu dikatakan telah bertemu diplomat Rusia setidaknya dua kali. Namun, seperti yang ditunjukkan surat kabar itu, para penyelidik belum menemukan petunjuk yang mengungkap Moskow menanggapi tawaran tersebut.

Seorang warga negara Rusia bernama Vitalia B juga termasuk di antara para tersangka.

Dalam komentar tentang kasus sebelumnya, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov membantah terlibat dengan komplotan kudeta. Dia menggambarkan dugaan konspirasi itu sebagai urusan domestik Jerman.

“Di antara para tersangka adalah dua anggota saat ini dan satu mantan anggota partai sayap kanan Alternatif untuk Jerman,” ungkap laporan itu.

Inti dari jaringan diduga terdiri dari apa yang disebut Reichsbuerger (Citizens of the Reich) yang percaya negara Jerman setelah Perang Dunia II bukanlah negara berdaulat.

“Dua puluh tiga tersangka anggota komplotan saat ini ditahan, dengan 31 orang lainnya sedang diselidiki,” papar laporan NYT.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Berita Terkini
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Infografis
10 Negara dengan Ukuran...
10 Negara dengan Ukuran Kaki Terbesar di Dunia, Jerman Juaranya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved